balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi Bali menggelar kegiatan seleksi finalis Junior Sentinel Challenge (JSC) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tabanan pada Senin, (11/5/2026) bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan.
Kegiatan ini diikuti oleh dua tim pelajar dari dua sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Tabanan, yakni SMK Negeri 1 Tabanan dan SMK Negeri 2 Tabanan. Seleksi tersebut menjadi ajang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan serta pemahaman di bidang teknologi informasi dan keamanan digital.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, I Made Sumerta Yasa. Dalam kesempatan itu, kegiatan dipandu oleh Kepala Bidang Persandian Pemerintah Provinsi Bali, I Putu Sundika.
Kepala Dinas Kominfo Tabanan I Made Sumerta Yasa menyampaikan, bahwa kegiatan Junior Sentinel Challenge menjadi wadah positif untuk meningkatkan kemampuan generasi muda, khususnya pelajar SMK, dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat dan kompetensi pelajar di bidang keamanan siber dan teknologi informasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar dapat mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan wawasan di bidang teknologi informasi serta keamanan digital, sehingga mampu bersaing di era transformasi digital saat ini,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, tim pelajar dari SMK Negeri 2 Tabanan berhasil keluar sebagai pemenang dalam seleksi Junior Sentinel Challenge Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tabanan. Prestasi tersebut sekaligus membawa tim SMK Negeri 2 Tabanan mewakili Kabupaten Tabanan pada tahapan selanjutnya di tingkat Provinsi Bali.