Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ASDP Indonesia Ferri Padangbai Dorong Pariwisata Wilayah Timur

I Wayan Rosta
I Wayan Rosta

BALI TRIBUNE - Berbagai  terobosan diupayakan pemerintah dalam rangka memajukan pariwisata Indonesia, Bali khususnya. Bahkan belakangan ini pemerintah  menggalakkan pembangunan di Indonesia wilayah  timur, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur yang mendukung pariwisata. Provinsi Bali yang merupakan penyumbang PAD terbesar  di bidang  pariwisata tak luput dari pembangunan infrastruktur tersebut meski  diakui, di lapangan masih banyak obyek pariwisata yang  fasilitasnya belum memadai alias memenuhi standar. Dibidang transportasi angkutan misalnya anggap saja angkutan darat maupun udara sudah cukup memenuhi persyaratan, akan  tetapi dibidang transportasi laut khususnya seperti Penyeberangan Bali - Lombok, Padangbai  masih sering terjadi antrean kendaraan karena fasilitas dermaganya masih kurang atau memadai terutama di hari besar. Sebagai dermaga penyeberangan  saat ini Padangbai hanya memiliki dermaga  2 unit, sedangkan pelabuhan Lembar Lombok 3 unit  dermaga, kapal yang beroperasi di lintasan  Padangbai-Lembar sampai saat ini tercatat ada 37 unit, belum lagi pelayanan ke Nusa Penida 3 unit kapal, lebih-lebih pada saat cuaca buruk/angin tenggara, sering terjadi ombak pantai, yang berakibat kapal-kapal susah sandar di dermaga MB II. Menyikapi kondisi yang kerap terjadi Manager Usaha PT. ASDP Indonesia Ferry, I Wayan Rosta diruang kerjanya Kamis, (3/5) menjelaskan, PT. ASDP Indonesia Ferry mengelola 17 Pelabuhan, 158 lintasan dan 73 kapal di Indonesia. Salah satunya pelabuhan Padangbai  yang hanya memiliki 2 dermaga,  salah satunya dermaga MB II sering tidak bisa operasi akibat cuaca buruk. "Untuk itu kita mohon untuk segera dibangun 1 unit dermaga lagi seperti di Lombok untuk mengantisipasi kondisi diatas, dan ini sangat mendesak," ujarnya.   Dia berharap dengan adanya transformasi di bidang penyeberanga  disamping membangun dermaga, perlu juga dilakukan revitalisasi pelabuhan secara menyeluruh agar dapat memberi dampak positif kepada seluruh masyarakat dan stakeholder.  Untuk itu perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam mendorong pelabuhan Padangbai sesegera mungkin dilakukan pembangunan prasarana dan sarana  agar pelayanan kepada pengguna jasa bisa semakin maksimal. "Pasalnya bangunan gedung yang ditempati sekarang ini  dibangun pada tahun 1996, sudah tidak layak, untuk itu perlu kiranya dilakukan renovasi,"  ucap I Wayan Rosta mengakhiri. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Ngajegang Sastra Leluhur, 12 Lontar Pengobatan Hingga 'Pangijeng Abian' Dikonservasi di Belancan

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bali, Kamis (5/2/2026). Pada kegiatan ini berhasil diidentifikasi sebanyak 12 cakep lontar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.