Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aset BPR Lestari Bali Tumbuh 1,1 Triliun di Triwulan II 2019

Bali Tribune/arw. dari kiri ke kanan: Irianto Kusumajaya (Komisaris Independen BPR Lestari), Alex P Chandra, Pribadi Budiono

Balitribune.co.id | Denpasar - BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) mencatatkan pertumbuhan aset yang memuaskan di triwulan II 2019. Tumbuh sebesar Rp 1,1 Triliun secara Year on Year (YoY), saat ini BPR Lestari Bali mencatatkan aset Rp 5,63 Triliun. Angka tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar 24 persen sejak bulan Juni tahun lalu.

CEO BPR Lestari Bali, Pribadi Budiono, mengungkapkan, BPR Lestari Bali terus berupaya meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan hasilnya tercermin dalam beberapa pencapaian yang positif di pertengahan tahun 2019.“Pertumbuhan kami di triwulan ke -2 ini cukup menggembirakan, rata-rata perbankan nasional tumbuh 12% sedangkan perbankan di Bali tumbuh 5%. Kami tumbuh di atas rata-rata industri” kata Pribadi saat bertemu media di Denpasar, Senin (22/7).

Kinerja memuaskan tidak hanya dicatat oleh BPR Lestari Bali, namun juga afiliasi lainnya (Lestari Group). Secara grup, BPR Lestari tumbuh 28% atau sebesar Rp 1,38 Triliun. Meningkat dari Rp. 4,94 Triliun menjadi Rp. 6,32 Triliun di bulan Juni 2019. “Secara group kami tumbuh sangat memuaskan. Total asset seluruh BPR kami di pulau jawa yang berada di bawah naungan Lestari Group mencapai 686 Miliar, tumbuh cukup signifikan sebesar 81% year on year” ungkap Alex P Chandra, Chairman Lestari Group.

Di tengah pertumbuhan aset yang positif, disatu sisi resiko kredit mengalami penurunan. Hal ini di tunjukan dengan angka NPL BPR Lestari Bali sebesar 2,41% dan seluruh BPR di bawah naungan Lestari Group mencatat NPL sebesar 2,44%. “Secara industri tingkat resiko kredit kami masih berada dibawah industri perbankan nasional yang berada di angka 2,57% di bulan April 2019. Kinerja manajemen dalam menjaga kualitas kredit perlu kita apresiasi,” kata Alex.

“Kami selangkah demi selangkah menambahkan fasilitas di Tabungan Jumbo supaya setara dengan pelayanan bank besar. Sedangkan Lestari Mobile Banking sebagai teknologi penunjang akan kami perkenalkan beberapa fitur baru di dalamnya,” tutup Pribadi. (*)

wartawan
Arief Wibisono
Category

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click

Topang Kas Daerah, Sektor Kuliner Sumbang Pajak Tertinggi di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus menggenjot penerimaan kas daerah dari sektor pajak. Berdasarkan data hingga 25 Mei 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar tercatat telah mencapai Rp735.353.609.579,63.

Capaian ini setara dengan 41,66 persen dari total target APBD Induk tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.