Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ashram Gandhi Puri Sevagram, Living Yogi TTC 200 Jam

Bali Tribune/Ilustrasi Yoga.


balitribune.co.id | Semarapura - Living Yogi TTC 200 jam kembali digelar di Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung. Kegiatan rutin yang telah dimulai sejak setahun lalu, 2020 ini atas inisiatif Ida Rsi Putra Manuaba, bertujuan menjaga Yogi Yogini muda semakin profesional dalam mengajar dan mengembangkan Yoga sebagai Lifestyle.
 
Suksesnya penyelenggaraan Sanggam Festival “Reuni Yogi-Yogini Bali” ini merupakan kerjasama yang utuh antara Yogi dan Yogini dengan pemilik Hotel yang membangun cara baru bertahan dimasa pandemi sekaligus sebagai Mindfulness Retreat yang sudah diragakan oleh Shantisena Ashram Gandhi Puri di bawah Vivekananda Yoga Sanstha Institute.
 
Yoga telah menjadi gaya hidup baru di kalangan masyarakat, karena manfaat kesehatan dengan melakukan Yoga dapat dirasakan secara langsung oleh setiap masyarakat yang melakukannya. Perkembangan Yoga yang begitu pesat tidak dapat dipungkiri lagi. Kini telah banyak berdiri studio-studio Yoga maupun kelas-kelas pelatihan Yoga di Bali. Namun, berkembangnya studio diluar tidak menjamin semua masyarakat dapat mengikuti kelas Yoga terutama saat pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.
 
Pelatihan Yoga atau TTC sudah banyak dilaksanakan di berbagai tempat seperti para Yoga Guru yang sebagian besar sudah mengikuti TTC 200 jam Living Yogi di Ashram Gandhi Puri yang diselenggarakan bersama Vivekananda Yoga Sanstha Institute dan Yogmantra Bali. Tak hanya itu Yoga Guru Vivekananda Yoga Sanstha Institute juga sudah kami kirim ke India membagi pengalamannya dan juga menunjukkan Profesional sikap dan dedikasi pada kedisiplinan, sehingga mereka dapat membagikan ilmunya kepada yoga guru baik yang mengikuti TTC 200 jam Living Yogi maupun Yoga Guru lainnya.
 
"Setiap tahun Kami membuat acara Suryanamaskar Yadnya dan SANGGAM Festival untuk pula memberi ruang bagi mereka yang berpotensial besar maju melangkah dan menyiapkan diri menjadi Yogi Yogini yang berkarakter dan menjunjung etika tinggi berbagi  dan menggali potensi yang ada," jelas I Wayan Sari Dika M.I.Kom Pimpinan Ashram Gandhi Puri.
 
Dirinya menegaskan bagaimana Output dari TTC itu untuk Yogi dan Yogini serta masyarakat luas bersama bisa tetap bertemu dan berinteraksi dengan aman saat pandemi melanda dunia.
 
Wabah Covid-19 yang terjadi di Indonesia lebih dari satu tahun ini menimbulkan dampak yang sangat luar biasa bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Bali yang bertumpu pada sektor Pariwisata.
 
Sementara itu, I Komang Edi Susanta Direktur Vivekananda Yoga Sanstha Institute menawarkan solusi bersama menjaga kualitas Yoga Guru dan pengembangan Pariwisata Bali berkelanjutan. Melalui pelatihan dan menawarkan outputnya lebih siap bersama bergandengan tangan membuka alternatif baru bagi Yogi Yogini di Pariwisata Bali yang tetap bertahan di budaya lokal sebagai kekuatan.
 
"Festival juga kami laksanakan di Hotel yang mempunyai Fasilitas Yoga untuk berbenah dan menyiapkan destinasi bagi penggemar Wellness dan Healing sehingga kedepan kita bisa menyiapkan Hotel yang berbasiskan budaya lokal ditopang oleh Lifestyle Living Yogi yang akan menjadi kebutuhan masa depan Pariwisata bangkit kembali," paparnya.
 
Oleh karena itu, untuk mengurangi kecemasan berlebihan yang ada dimasyarakat perlu sekali dilakukan Yoga. Dalam rangka membangkitkan kembali semangat dan gairah dari masyarakat untuk melakukan yoga, kami memfasilitasi seluruh pecinta Yoga diseluruh Bali untuk dapat berbagi bersama dan lebih mengenal keberagaman di dalam style Yoga melalui kegiatan Sanggam Festival “Reuni Yogi-Yogini Bali” Tahun 2021.
 
Kegiatan Sanggam Festival ini juga untuk menyiapkan Pariwisata Era Baru yang berbasiskan masyarakat Lokal dan menyelaraskan sikap harmony. Para Yoga Guru ini juga dapat membantu masyarakat Bali dalam mengurangi rasa stress atau kebingungan dan juga kegiatan Sanggam Festival ini terselenggara tentunya dengan mengacu pada protokol kesehatan Covid-19 dimasa New Normal yang telah ditetapkan pemerintah dengan mengundang 150 orang saja dari jumlah kapasitas 200 orang.
 
Selama acara berlangsung  Protokol Kesehatan Covid -19  akan tetap diterapkan seperti halnya pengecekan suhu, penggunaan masker, jaga jarak dan tempat mencuci tangan di beberapa titik yang sudah ditentukan. "Melalui kegiatan Sanggam Festival “Reuni Yogi-Yogini Bali” Tahun 2021 ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani menuju masyarakat Bali yang harmoni," ungkapnya.
 
Kedepan kegiatan ini akan menjadikan ikon Yoga dan Wellness menjadi tempat unik di pariwisata kedepan. Mindfulness Retreat akan menjadi pilihan tawaran produk Pariwisata kedepan, dengan menggandeng produk UMKM lokal seperti Loloh dan Healthy food menjadi tawaran yang luar biasa.
wartawan
Release
Category

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali Gelar Vario Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka mendukung kesuksesan peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali (HCB) menggelar kegiatan bertajuk Vario Night Ride yang melibatkan sekitar 80 anggota komunitas Vario series di Bali pasa Selasa (27/1). Kegiatan ini diawali dengan city rolling menuju lokasi acara launching.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.