Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ASN dan Nilai-nilai ANEKA

Bali Tribune/ Drs IB Putu Sudiarta SPd, MSi
Oleh: Drs IB Putu Sudiarta SPd, MSi *)
Penulis adalah Praktisi Pendidikan, Kepsek SDN 2 Ubung, Denpasar
 
 
balitribune.co.id - PENDIDIKAN dan Latihan Dasar (Diklatsar) Prajabatan CPNS dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Rabu (31/7) bertujuan melatih CPNS yang akan diangkat menjadi ASN agar berkualitas dan profesional. Penyelenggaraan Diklatsar bagi CPNS golongan III tahun 2019 ini, merupakan angkatan ke XXI di Provinsi Bali. Mengikuti rangkaian kegiatan ini membuat kita semakin optimis bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan akan memiliki kualitas yang sesuai harapan bersama.
 
Sebagai salah satu kepala sekolah yang diberikan kesempatan menjadi mentor untuk melakukan pembinaan, pendampingan, bimbingan kepada CPNS dalam prosesi pelatihan ini, penulis sangat menghargai upaya pemerintah meningkatkan kualitas calon ASN. Khususnya tenaga pendidik yang akan ditempatkan di sekolah, yang nantinya dapat berimbas kepada peningkatan mutu pendidik serta mutu pendidikan di sekolah tempat yang bersangkutan melaksanakan pengabdiannya.
 
Bagi CPNS, Diklatsar ini merupakan materi pembelajaran baru dan menjadi sebuah kewajiban sebelum menyandang predikat ASN, abdi negara dan abdi masyarakat. Pembelajaran mulai dari pengamatan, observasi yang dilakukan pada tahap awal, perencanaan, perancangan apa yang akan dibuat dan dilakukan di sekolahnya tempat bertugas. Bahkan sampai pada tahap evaluasi program selama melakukan pemagangan yang akan dievaluasi selama satu tahun.
 
Kegiatan ini selain dilakukan di lapangan juga dilakukan di dalam kelas belajar (in off in) belajar sebagai guru meski mereka sudah mengantongi ijazah bergelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1) Pendidikan Dasar. Ini menjadi sesuatu yang baru dalam pola penerapan pendidikan bimbingan dan pelatihan dalam menggodok calon PNS, khususnya di dunia pendidikan alias guru. Guru diharapkan, ke depan menjadi lebih profesional, lebih yakin dengan kualitas dirinya, lebih paham kondisi yang dihadapi dan lebih santun dalam berproses dengan manusia sebagai anak didiknya, peserta didik di jenjang pendidikan dasar, khususnya.
 
Materi penting dalam diklat ini adalah penerapan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam Diklatsar ini. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi acuan pembentukan sikap ASN yang sesuai harapan masyarakat dan pemerintah. Bahkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan PNS, ditetapkan sebagai salah satu jenis diklat yang strategis untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN yang professional. Makanya begitu pentingnya Prajabatan sebagai bagian dari prosesi untuk memperoleh status PNS yang professional dengan berbekal nilai-nilai ANEKA.
 
Diklat Prajabatan yang disebut pola baru ini menjadi penting dengan diprogramkannya dalam dua tahapan, yakni tahapan internalisasi nilai-nilai dasar profesi PNS dan tahapan aktualisasi. Pada tahap inilah peserta CPNS melakukan internalisasi dengan nilai-nilai lima dasar yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi.
 
Tujuan mulia dari program ini adalah mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance). Meski masih dibayangi oleh adanya ASN yang menggunakan niat dan prilaku korup dalam kehidupannya sehari-sehari. Penyelengaraan pemerintahan yang baik dan bersih sudah lama menjadi menjadi harapan masyarakat Indonesia. Harapan tinggal harapan, entah sampai kapan korupsi itu bisa hilang di negeri ini.
 
Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah dalam memberantas korupsi, namun hasilnya belum memenuhi harapan, sebab masih saja terjadi hampir di semua tingkatan birokrasi. Padahal PNS sejatinya menjadi sandaran harapan sekaligus teladan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan tidak melakukan korupsi.
 
Berbekal ANEKA, para CPNS yang dididik dan dilatih di Provinsi Bali akan menjadi cikal bakal kesadaran untuk melepaskan, membumi-hanguskan, dan mengenyahkan prilaku korupsi. Jadilah dasar-dasar kepribadian pegawai yang bersih dan bebas dari tindakan kejahatan yang namanya korupsi. Apapun kondisinya ANEKA ini akan menjadi landasan pacu, bagi apara aparatur sipil di Bali untuk tidak melakukan korupsi sama sekali.
 
Akuntabilitas adalah upaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan dengan kinerja sebagai apatur sipil negara yang sangat terbuka transparan dan membuka kesempatan semua pihak untuk memahami dan mengetahui kegiatannya. Kepemimpinan berintegritas dan bertanggung jawab. Nasionalisme adalah menyiapkan diri untuk menyadari bahwa negeri ini dikelola dengan sikap keadilan, mengembangkan sikap kejujuran, dan menjaga kehidupan keselarasan dan harmonisasi dalam bernegara dan berbangsa.
 
Dalam Etika Publik yang dikembangkan adalah kemampuan komunikasi dalam menjalankan tugas secara professional, tidak memihak, serta menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama. Komitmen Mutu yang dikembangkan adalah adanya kesiapan untuk melakukan upaya mengembangkan dan mengupayakaan kesadaran berbasis mutu dalam melaksanakan tugas-tugas negara. Komitmen dalam meningkatkan mutu tetap dijaga dalam meningkatkan mutu pelayanan terutama dalam pelayanan pendidikan.
 
Melaksanakan hal-hal yanag secara efektif dan efisien, dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran. Kemudian kegiatan Anti Korupsi diharapkan dapat mengendalikan untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan negara dan sekolah tempatnya bekerja. Sehingga integritas tanggung jawab dapat menjadi dasar dalam melaksanakan implementasi aktualisasi diri secara professional dalam profesi sebagai pendidik. (u)
 
 
 
 
wartawan
Redaksi
Category

KUA-PPAS RAPBD 2027 Bangli Resmi Disepakati, DPRD Harap Arah Anggaran Berpihak ke Rakyat

balitribune.co.id | Bangli – DPRD Kabupaten Bangli bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan ini dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Bangli, Selasa (11/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gerebek Five Stars Bali, Polisi Tetapkan 5 Tersangka dan Buru 2 Bandar

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, penyidik Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akhirnya menetapkan lima orang tersangka kasus tindak pidana narkotika hasil penggerebekan Tempat Hiburan Malam (THM) Five Stars di Jalan Mahendradata, Jumat (07/08/2026) dini hari lalu. Sementara dua orang masih buron alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

66 WNA Terindikasi Langgar Administrasi Keimigrasian, Patroli Dharma Dewata Perketat Pengawasan 

balitribune.co.id I Denpasar - Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Bali terus diperketat. Dalam sepekan terakhir, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menjaring 66 WNA dari 27 negara yang terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian.

Baca Selengkapnya icon click

Sopir Truk Masih Parkir Liar di Depan Terminal Mengwi, Dishub Siapkan Tilang

balitribune.co.id I Mangupura - Larangan parkir di depan Terminal Tipe A Mengwi, Badung, masih saja dilanggar. Sejumlah sopir truk nekat memarkir kendaraan berukuran besar di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, meski kawasan tersebut sudah dipasangi spanduk larangan parkir dan berkali-kali ditertibkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buntut Penggeledahan oleh Kejari, Sekda Bakal Panggil Jajaran Diskes Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Gede Susila berencana memanggil jajaran pimpinan Dinas Kesehatan (Diskes) terkait aksi penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Rencana ini untuk mendapatkan konfirmasi internal mengenai dugaan kasus korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) yang tengah disidik.

Baca Selengkapnya icon click

Kejari Tabanan Teliti Barang Bukti Usai Geledah Kantor Dinkes

balitribune.co.id I Tabanan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai meneliti seluruh barang bukti yang disita dari hasil penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Ini dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum tim penyidik melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi secara bergelombang terkait dugaan korupsi anggaran BBM dan makan minum tahun 2023-2025 di Dinkes Tabanan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.