Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atasi Polemik PPDB, Kresna Budi Desak Pembangunan Sekolah Baru dan Subsidi Swasta

Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi
Bali Tribune / Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi.

balitribune.co.id I Singaraja – Fenomena tahunan sulitnya siswa mendapatkan sekolah akibat ketimpangan antara jumlah daya tampung ruang kelas dengan jumlah pelamar kembali menjadi sorotan. 

Menanggapi keresahan para orang tua murid, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, angkat bicara dan mendesak Dinas Pendidikan untuk lebih peka dalam memberikan solusi nyata. Ia mengatakan pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan tidak boleh menutup mata terhadap keluhan masyarakat yang kesulitan menyekolahkan anaknya.

"Dinas Pendidikan harus sedikit peka dengan kondisi saat ini, terlebih sekarang banyak orang tua mengomel karena cari sekolah susah.  Harus tetap diberikan solusi terbaik bagi orang tua karena pendidikan adalah hak warga negara," ujar Kresna Budi, Minggu (28/6/2026).

Untuk mengatasinya, Kresna Budi memberikan solusi dengan cara  penambahan ruang kelas dan pembangunan sekolah baru. Menurut Kresna Budi, solusi jangka pendek yang bisa dilakukan adalah dengan menambah jumlah rombongan belajar (rombel). Namun, untuk jangka panjang, ia menekankan pentingnya pembangunan sekolah-sekolah baru di berbagai kabupaten di Bali. Hal ini didasari karena pertumbuhan penduduk yang terus meningkat secara eksponensial. 

"Ada deret ukur dan deret hitung, pertumbuhan penduduk semakin bertambah. Dengan anggaran pendidikan yang sudah mencapai 20 persen, harapan kita ya ditambah lagi sekolahnya untuk menyelesaikan masalah ini," tegas politisi asal Buleleng ini.

Ia juga berharap pemerintah provinsi, khususnya Gubernur, dapat memperbanyak sekolah dengan model seperti SMA Bali Mandara serta memberikan subsidi kepada sekolah-sekolah swasta. Langkah ini dinilai strategis untuk merangkul investor di bidang pendidikan agar beban sekolah negeri tidak terlalu berat.

Pemerataan sekolah untuk tekan biaya secara spesifik, Kresna Budi mencontohkan kondisi di Kabupaten Buleleng. Ia melihat arah pertumbuhan penduduk kini cenderung bergerak ke wilayah barat. Ia menyarankan agar pembangunan sekolah baru tidak lagi berpusat di tengah kota guna mengurai kepadatan dan menekan biaya transportasi bagi siswa.

"Jangan numpuk di kota saja. Misalnya di Buleleng, pertumbuhan penduduknya ke arah barat, maka paling tidak ada sekolah baru di sana. Ini untuk memudahkan
anak-anak mencari sekolah dan biaya sekolah juga bisa ditekan," jelasnya.

Terkait persaingan mendapat sekolah bagi anak-anak, Kresna Budi meminta para orang tua untuk tetap bersabar sembari pemerintah terus berupaya memperbaiki fasilitas dan sistem pendidikan di Bali agar mampu menampung seluruh aspirasi masyarakat.

"Konsep kita anak-anak harus tetap sekolah, karena itu kebutuhan dasar dan kebutuhan masa depan untuk mendapatkan peluang yang lebih baik bagi mereka, " tandas Kresna Budi. 

wartawan
CHA
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.