Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atlet Bali Songsong Era Keemasan, Anggaran Keolahragaan 2 Persen dari APBD Bali

KONI Bali
BAHAS - Ketua Pansus Ranperda Keolahragaan DPRD Provinsi Bali, Bagus Suwitra Wirawan, dan Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, usai rapat dengar pendapat, Selasa (10/4).

BALI TRIBUNE - Era keemasan olahraga Bali boleh dibilang sudah di depan mata. Pasalnya, tidak berapa lama lagi Bali akan memiliki Perda tentang Keolahragaan, yang mengatur masalah hulu hingga hilir dunia olahraga di Pulau Dewata.

Tak hanya olahraga, para atlet juga dipastikan akan segera mencicipi era keemasan ini. Sebab, soal apresiasi bagi atlet berprestasi hingga atlet purna prestasi pun akan diatur khusus dalam Ranperda Keolahragaan ini.

Hal ini terekam dalam rapat dengar pendapat Pansus Ranperda Keolahragaan DPRD Provinsi Bali, dengan KONI Bali, pakar olahraga, atlet hingga mantan atlet Bali, yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Bali, Selasa (10/4). Rapat dipimpin langsung Ketua Pansus Ranperda Keolahragaan DPRD Provinsi Bali, Bagus Suwitra Wirawan.

Dalam penjelasan awal, Bagus Suwitra memaparkan secara umum urgensi kehadiran payung hukum keolahragaan di Bali. Di antaranya terkait sarana dan prasarana olahraga yang masih minim, anggaran keolahragaan yang jauh dari harapan, hingga apresiasi untuk atlet yang belum cukup membanggakan.

"Banyak atlet kita yang berprestasi, tapi jauh dari perhatian. Mereka bahkan menjadi pedagang. Padahal mereka pernah berprestasi di level nasional bahkan internasional," tutur Bagus Suwitra.

Kondisi ini, menurut dia, berbeda jauh dengan sejumlah daerah di Jawa, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur, yang sudah memberikan perhatian khusus kepada atlet dan masa depannya. Demikian pula terkait anggaran keolahragaan yang sangat menunjang prestasi atlet di semua cabang olahraga.

"Di Jawa Timur misalnya, atlet tidak lagi berpikir soal perut. Pemerintah memberikan perhatian yang layak, tidak saja saat mereka berprestasi, tetapi juga pasca menjadi atlet," beber Bagus Suwitra.

Ia pun meminta masukan stakeholder untuk menyempurnakan Ranperda Keolahragaan yang sedang dibahas ini. Salah satu aspirasi yang kuat pada kesempatan tersebut adalah terkait anggaran keolahragaan yang dipatok minimal 2 persen dari total APBD Bali.

Aspirasi lainnya adalah soal perhatian pemerintah kepada para atlet. Perhatian itu tidak saja saat mereka berprestasi, namun juga ketika sudah purna atlet.
"Sebelum saya menjadi Ketua KONI Bali, anggaran kita sekitar Rp 2-3 miliar. Tahun lalu sekitar Rp 15 miliar, dan ditambah di anggaran perubahan," kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, usai rapat tersebut.

Soal anggaran 2 persen yang akan diatur dalam Ranperda Keolahragaan, diakuinya itu tentu kabar baik bagi dunia olahraga Bali. Hanya saja, pihaknya masih menghitung, sehingga anggaran tersebut benar-benar ideal.

wartawan
San Edison
Category

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.