Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atraksi Budaya Cipta Rwa Loka Hadir di Pulau Peninsula

Atraksi budaya
Bali Tribune / ATRAKSI BUDAYA - Perpaduan koreografi, musik, tata cahaya, kostum artistik, serta teknologi visual dengan efek glow in the dark, Cipta Rwa Loka menghadirkan pengalaman pertunjukan yang memadukan nilai budaya di kawasan pariwisata Nusa Dua, Badung

balitribune.co.id I Badung - Kehadiran atraksi budaya Cipta Rwa Loka di Pulau Peninsula Nusa Dua diharapkan dapat memperkaya daya tarik kawasan pariwisata yang ada di Kabupaten Badung ini. Melalui atraksi budaya tersebut, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pariwisata dapat merasakan pengalaman wisata yang lebih autentik dan berkesan.

Pengelola kawasan pariwisata (ITDC Nusa Dua) menghadirkan pertunjukan seni budaya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan seni dan filosofi Bali dalam kemasan yang modern. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi untuk terus memperkaya pengalaman wisata melalui ragam atraksi budaya yang melengkapi fasilitas dan layanan berstandar internasional. Hal ini sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang memadukan standar layanan internasional dengan kekayaan budaya lokal. 

General Manager atau pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika mengatakan, pengembangan atraksi budaya merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung sekaligus memperpanjang lama tinggal (length of stay) wisatawan di kawasan. Dalam hal ini pengelola kawasan berupaya menghadirkan inovasi layanan dan pengalaman baru yang memberikan nilai tambah bagi setiap pengunjung. 

“Kehadiran Cipta Rwa Loka untuk memperkuat diferensiasi Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan fasilitas premium, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik, berkualitas, dan berkesan. Kami percaya bahwa pengalaman merupakan faktor utama dalam meningkatkan kepuasan pengunjung sekaligus mendorong loyalitas wisatawan," ungkap Made Agus dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. 

Cipta Rwa Loka merupakan karya terbaru dari Naluri Manca, komunitas seni dan budaya Bali yang berdiri sejak tahun 2020 dengan komitmen melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan budaya Nusantara melalui pertunjukan yang kreatif, inovatif, dan berkualitas. Kiprah Naluri Manca semakin mendapat pengakuan melalui berbagai prestasi, salah satunya  meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2024 melalui pementasan kolosal multi-genre seni yang diselenggarakan di lokasi aslinya.

Terinspirasi dari filosofi Rwa Bhineda, pertunjukan ini mengangkat makna keseimbangan antara dua unsur yang saling melengkapi dalam kehidupan. Melalui perpaduan koreografi, musik, tata cahaya, kostum artistik, serta teknologi visual dengan efek glow in the dark, Cipta Rwa Loka menghadirkan pengalaman pertunjukan yang memadukan nilai budaya, spiritualitas, dan inovasi kreatif dalam satu panggung yang spektakuler.

Nama Cipta Rwa Loka sendiri merepresentasikan tiga makna utama, yakni Cipta sebagai kesadaran dan daya kreativitas manusia, Rwa sebagai simbol dualitas, serta Loka sebagai ruang kehidupan tempat seluruh dinamika tersebut berlangsung. Filosofi tersebut diterjemahkan dalam sebuah pertunjukan yang mengajak penonton merasakan harmoni antara tradisi dan modernitas.

Pertunjukan Cipta Rwa Loka akan digelar secara rutin setiap hari Sabtu, pukul 19.00–20.00 WITA, di Taksu Art Stage, Peninsula Island, Nusa Dua. Melalui penyelenggaraan rutin ini, pengelola kawasan menghadirkan atraksi budaya yang diharapkan dapat memperkaya pilihan aktivitas malam (night-time attraction) sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih autentik dan bernilai tambah bagi wisatawan yang menginap maupun masyarakat umum. 

Program ini juga menjadi bagian dari strategi dalam memperkuat ekosistem pariwisata berbasis budaya melalui kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif lokal. Dengan menghadirkan ruang ekspresi bagi seniman Bali, tidak hanya meningkatkan kualitas pengalaman wisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta penciptaan nilai bersama (shared value) bagi masyarakat sekitar destinasi.

“Melalui aktivasi ini, ITDC optimistis Nusa Dua akan semakin dikenal sebagai destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari akomodasi berkelas internasional, fasilitas MICE, rekreasi, kuliner, hingga atraksi seni budaya yang autentik. Langkah ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan yang berdaya saing global," imbuhnya. 

wartawan
YUE
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.