Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Awal 2020, Harga Sejumlah Komoditas Pokok Naik

Bali Tribune/ B-MONITORING - Tim Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung saat melakukan monitoring harga di sejumlah pasar tradisional di Badung
balitribune.co.id | Mangupura - Harga sejumlah komoditas di Kabupaten Badung mengalami kenaikan  di bulan Januari 2020 ini. Berdasarkan hasil monitoring Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung harga komoditas yang mengalami kenaikan dinilai masih dalam ambang batas normal. 
 
Seperti beras C4, dimana harga di pasaran sekarang mencapai kisaran Rp 10.900 per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp 10.600 per kilogram. Minyak goreng kemasan dari Rp 14.800 per liter kini naik menjadi Rp 15.000, minyak goreng kelentik naik menjadi Rp 13.000 per liter, padahal sebelumnya hanya Rp 11.500 per liter.
 
Kemudian untuk daging babi di pasar tradisional saat ini mencapai Rp 62.500 per kilogram, padahal di pengujung tahun 2019 di kisaran Rp 60.800 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam ras dari semula Rp 36.500 per kilogram, kini sudah seharga Rp 37.000 per kilogram.
 
Hasil pertanian juga mengalami kenaikan, seperti kacang tanah, kacang panjang, kubis, wortel, kentang. Kenaikan hasil pertanian ini tidak lebih dari Rp 2.000 per kilogram. Kenaikan cukup tajam terjadi pada bawang merah yaitu dari Rp 28.500 menjadi Rp 33.800 sampai Rp 40.000 per kilogram. Kemudian disusul lombok kecil dari harga 23.800 menjadi Rp 50.800 per kilogramnya.
 
Sementara untuk harga bawang putih justru turun dari Rp 32.500 per kilogram, menjadi Rp 28.800 per kilogram. Cabai besar juga turun, dari Rp 36.600 per kilogram menjadi Rp 31.100 per kilogram.
 
I Made Widiana selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung yang dikonfirmasi membenarkan harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan di bulan Januari ini. Namun harga tersebut masih dalam batas normal.
 
“Iya, ada beberapa komoditas yang mengelami kenaikan. Cuma sedikit dan tidak sampai ada gejolak, sehingga masih aman,” katanya.
 
Menurutnya selain ada kenaikan harga, sejumlah harga komoditas juga ada yang turun. “Secara umum ini tergolong normal. Malah, ada bebera komoditas yang justru turun,” jelasnya sembari memastikan bahwa ketersediaan pasokan sejauh ini masih cukup aman dan terkendali.
wartawan
I Made Darna
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.