Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Bangun Jalan Lingkar Senilai Rp 4 T, Ditarget Rampung 2022, Lintasi Pinggir Tebing dan Atas Laut Sepanjang 33,5 Km

JALAN BARU - Design jalan lingkar Badung Selatan yang akan dibangun Pemkab Badung dengan anggaran sekitar Rp 4 triliun.

BALI TRIBUNE -  Rencana pembangunan mega proyek jalan lingkar Badung Selatan terus digeber. Pemerintah terkaya di Bali ini menargetkan jalan yang dibangun di pinggir tebing dan atas laut itu sudah terwujud tahun 2021. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 4 triliun.   “Rencana proyek jalan lingkar Badung Selatan sudah tender tahun 2021. Dari hitung-hitungan total anggarannya semua Rp 4 triliun,” ungkap Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung Ida Bagus Surya Suamba didampingi Kabag Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniartha, Kamis (20/9).  Lebih lanjut dikatakan feasibility study (FS) atau studi kelayakan pembangunan jalan lingkar Badung Selatan telah tuntas.  Jalan tersebut akan melintang mulai dari pintu keluar Tol Bali Mandara Nusa Dua dan berakhir di Jimbaran. “Jalan lingkar ini akan dimulai dari pintu tol Bali Mandara, Sawangan, Pantai Pandawa, Pecatu, Ungasan dan keluar di Jimbaran,” terangnya. Saat ini masih proses pembebasan lahan. Pada APBD induk tahun 2018 telah dianggarkan Rp 90 miliar untuk pembebasan lahan sepanjang 1 km, sisanya tahun 2019  dilaksanakan pembebasan dengan anggaran Rp 900 miliar. “Tahun anggaran 2018, akan dilakukan pembebasan lahan sepanjang 1 km dengan anggaran 90 miliar, dan sisanya akan dibebaskan tahun berikutnya dengan anggaran 900 miliar,”jelas Surya Suamba.  Dari segi anggaran, mantan Kadis Bina Marga ini mengakui dibutuhkan anggaran cukup besar. Berdasarkan perhitungan pada FS, biaya konstruksi Rp 2.945.475.000.000, pembebasan lahan Rp 1.197.960.000.000  perencanaan dan pengawasan Rp 58.909.500.000, pemeliharaan rutin (per tahun) Rp 29.454.750.000, dan  pemeliharaan berkala (per 3 tahun) Rp 589.095.000.000. Untuk pembiayaannya, menurutnya ada sejumlah alternatif, yaitu dengan menggunakan APBD serta sharing anggaran dari pemerintah pusat,  atau melibatkan pihak ketiga. Dimana pihak ketiga yang menanggung pembiayaan, kemudian Pemkab Badung akan mencicil. “Mengenai pembiayaan masih dilakukan kajian, namun yang jelas untuk pembebasan lahan sudah dianggarkan melalui APBD,” katanya.  Berdasarkan FS, jalan lingkar Badung Selatan ini terdiri dari 4 segmen dengan sejumlah alternatif jalur. Segmen pertama dari gerbang pintu tol Nusa Dua dengan alternatif 1 berawal dari titik persimpangan antara pintu keluar tol Bali Mandara dengan Jalan Bypass Ngurah Rai hingga berakhir di Pantai Melasti. Panjang total alternatif 1 adalah 13,2 km. Sedangkan alternatif 2 dari titik awal trase menuju ke timur hingga persimpangan Jalan Siligita kemudian ke arah Selatan mengikuti jalan utama eksisting hingga mendekati Hilton Bali Resort. Panjang total alternatif 2 adalah 12, 7 km. Alternatif 3 titik awal trase menuju Selatan hingga melewati ruas jalan Kurusetra kemudian ke arah timur menuju Jalan Siligita. Panjang total alternatif 3 sepanjang 13,2 km. Segmen 2 alternatif 1 berawal dari Pantai Melasti hingga mendekati Tanjung Mebulu. Alternatif ini berbentuk full jalan layang yang berada di atas laut. Panjang total alternatif 8,2 km. Alternatif 2 sebagian memanfaatkan tebing dan hanya ke luar tebing (melayang di atas laut) pada lokasi-lokasi yang tidak memungkinkan, dengan panjang total  9.9 km. Segmen 3 berawal dari Tanjung Mebulu hingga berakhir di persimpangan Cemongkak. Segmen 3 pada koridor jalan lingkar ini sepenuhnya merupakan jalan eksisting. Hanya dilakukan optimalisasi pelebaran dan penambahan trotoar pada segmen ini.  Panjang segmen ini 7, 8 km. Terakhir segmen 4 berawal dari Persimpangan Cemongkak, hingga berakhir di depan Ayana. Alternatif 1 mencoba untuk memperoleh trase terpendek pada bagian akhir segmen trase. Sedangkan alternatif 2 mencoba mencari kontur yang lebih datar pada bagian akhir segmen trase. Total alternatif 1 sepanjang  5,5 km,  sedangkan  alternatif 2  sepanjang 5,6 km.  Surya Suamba memastikan pembangunan jalan ini tidak akan mengurangi estetika di kawasan tersebut. Justru keberadaan jalan baru ini akan memberikan pemandangan baru pada akomodasi-akomodasi pariwisata yang sudah ada sebelumnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.