Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

​Badung Gencarkan Aksi Serentak Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Seluruh Desa ​

teba modern
Bali Tribune / ​PSBS - Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Rai Warastuth saat memulai Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) secara serentak di seluruh desa dan kelurahan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) secara serentak di seluruh desa dan kelurahan. Program strategis ini dicanangkan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, di Banjar Tegal Permai, Desa Dalung, Kuta Utara, Minggu (8/3/2026).

​Langkah ini bertujuan memperkuat sistem pengelolaan sampah yang dimulai langsung dari titik timbulan. Dalam program ini, seluruh elemen pemerintah mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga desa terlibat aktif dalam pendataan, sosialisasi, pengawasan, hingga pelaporan.

​Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Rai Warastuthi, menjelaskan bahwa PSBS menitikberatkan pada pemilahan, pengolahan, dan pengurangan sampah sebelum diangkut ke fasilitas pengolahan lanjutan.

​"Sasarannya meliputi seluruh rumah tangga, unit usaha, komunitas, lembaga pendidikan, hingga pasar tradisional di Kabupaten Badung," ujar Rai Warastuthi.

​Pemkab Badung juga melakukan pendataan sarana pengolahan sampah mandiri milik masyarakat, seperti teba modern, tong komposter, dan compost bag. Seluruh data volume sampah harian dihimpun melalui sistem Asper PSBS yang dapat diakses di laman www.psbs.badungkab.go.id.

​Selain pendataan, aksi ini dibarengi dengan sosialisasi masif untuk mendorong pemanfaatan sarana organik secara optimal. Pemerintah wilayah juga akan mengawasi kepatuhan rumah tangga dan unit usaha dalam menyediakan sarana pengolahan sampah mandiri.

​Untuk memastikan aksi berjalan optimal, Pemkab Badung membagi wilayah pendampingan yang dikoordinasikan oleh staf ahli dan asisten sekda di tiap kecamatan. Yakni Kecamatan Petanf dikoodinasikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM (Inspektorat, Bappeda, Sekretariat DPRD). Kecamatan Abiansemal dikoordinasikan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Melibatkan 18 Bagian Setda, Diskominfo, BRIDA, dan Diskerpus). 

Kecamatan Memgwi dikoordinasikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik (Disdukcapil, Dinas PMD, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Disbud, Disdikpora, dsb)

Kecamatan Kuta Utara dikoordinasikan Asisten Pemerintahan dan Kesra (BKPSDM, BPKAD, Satpol PP, DLHK, Bakesbangpol).

Kecamatan Kuta dikoordinasikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (BPBD, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan. Kemudian di Kecamatan Kuta Selatan dikoordinasikan Asisten Administrasi Umum (Bapenda, DPUPR, Diskarmat, Dinas Pertanian dan Pangan).

​Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif, mandiri, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Badung. 

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.