Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Juara Umum Sirkuit Panjat Tebing

JUARA – Ketum FPTI Bali Putu Yudiatmika berpose bersama para juara sirkuit panjat tebing Bali, yang berakhir Minggu kemarin di Gianyar.

BALI TRIBUNE - Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Badung keluar sebagai juara umum dalam Sirkuit Kelompok Umur (KU) Seri II Panjat Tebing di Sport Center Kebo Iwo, Gianyar yang berakhir Minggu (8/7). Pertandingan yang berlangsung sejak Kamis (5/7) lalu itu, pemanjat Tebing asal Badung berhasil mengumpulkan total 8 medali emas, 5 medali perak dan 9 medali perunggu dari total 24 medali emas yang diperebutkan. Hasil maksimal yang diraih Pengkab FPTI Badung ternyata berbanding terbalik dengan FPTI Tabanan. Tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 itu tak satupun berhasil meraih medali. Padahal tahun depan Tabanan selaku tuan rumah multi event dua tahunan antarkabupaten/kota di Bali.  Di satu sisi dengan hasil maksimal atlet FPTI Badung akhirnya berhasil menggeser dominasi sang juara bertahan Pengkab FPTI Jembrana. Setelah sebelumnya di Seri I di Denpasar bulan April lalu FPTI Jembrana keluar sebagai juara umum. Namun di seri II Badung yang sebelumnya sebagai runer up di seri I berhasil membalikkan keadaan dan keluar sebagai juara umum di seri II. Ketua Umum Pengprov FPTI Bali, Putu Yudiatmika mengakui dari rencana awal yang memperebutkan 30 keping medali emas, sebanyak 6 medali tidak dihitung hanya diberikan sekedar poin karena pesertanya di 6 nomor tersebut kurang dari 3 orang.  Ini terjadi karena Sirkuit KU-9, KU -12, KU -14 dan KU -16, jadwalnya berbenturan dengan pendaftaran siswa sekolah baru. "Kami akui ini tidak maksimal atlet yang turun. Atlet banyak sibuk mencari sekolah," tutur Yudiatmika. Dia mengakui Badung dan Buleleng memang memiliki potensi tinggi atletnya. Hanya saja, atlet yang dikirim Badung lebih konsisten untuk kriteria atlet yang memenuhi juara. Sehingga akhirnya keluar sebagai juara umum. "Sirkuit ini memang rutin ada kejutan. Makanya 3 faktor harus benar-benar dijalankan jika ingin juara. Pertama soal kelenturan tubuh, ini harus betul-betul dilatih dengan rutin. Ini juga berimbas pada teknik pemanjatan. Akan dapat teknik tersendiri selain teori. Selanjutnya baru ada pada titik power,” ujarnya.  Kata Yudiatmika, jika sudah sejajar proses latihannya di panjat tebing memang biasa saling mengalahkan. Bayangkan saja, atlet yang sebelumnya juara masih bisa digeser atlet dari daerah lainnya. "Mudah-mudahan seri III yang juga final di Buleleng nanti lebih kompetitif," harap Yudiatmika. Soal kenapa Tabanan tertinggal karena Pengkab FPTI Tabanan belum memiliki sarana tempat latihan. Sebelumnya Gianyar juga mengalami hal serupa. Jelang Porprov Gianyar mereka membeli fasilitas latihan. Hingga akhirnya medali dapat terpecahkan. Dan, perlahan mulai mensejajarkan diri dengan daerah lainnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.