Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Utara Dikepung Bencana

Bali Tribune / BENCANA – Cuaca ektrem berupa hujan lebat menimbulkan bencana alam di Badung Utara, mulai dari banjir, tanah longsor sampai pohon tumbang.

balitribune.co.id | MangupuraSejumlah infrastruktur  dan bangunan warga di wilayah Kabupaten Badung rusak akibat cuaca eksrem yang terjadi sejak Minggu malam hingga Senin (16-17/10). Kerusakan yang disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang ini didominasi oleh tanah longsor, banjir bandang dan pohon tumbang.

Kejadiannya pun paling banyak di wilayah Badung Utara meliputi Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi. Sedikitnya ada belasan titik longsor yang mengakibatkan infrastruktur jalan dan jembatan termasuk rumah warga rusak. Kemudian banjir bandang membuat sejumlah bangunan hanyut dan sekolah terendam lumpur. Tak hanya itu, pohon tumbang juga merobohkan sejumlah bangunan rumah dan  pelinggih pura di sejumlah wilayah.

Beruntungnya deretan peristiwa yang melanda Gumi Keris ini tidak sampai memakan korban jiwa. Total kerugian material dari bencana ini sendiri masih dihitung oleh instansi terkait di Pemkab Badung.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, di Kecamatan Abiansemal misalnya kejadian bencana yang cukup parah miliputi rusaknya sejumlah pelinggih di Pura Maospait, Br Purwakerta, Desa Gerih Abiansemal. Kerusakan pura ini lantaran tertimpa pohon. Sebuah bangunan juga ringsek tertimpa pohon di Obyek Wisata Sangeh.

Kemudian di Kecamatan Mengwi, bencana longsor dan pohon tumbang terjadi di Desa Balangan, Kuwum, Mengwi. Banjir bandang juga menghanyutkan Pura  Persambahyangan Danau Beratan, Kuwum. 

Di Desa Kapal sebuah Pura Beji Batan Gatep ditemukan  luluh lantak diterjang banjir bandang. Pelinggih Priyangan Pesiraman Dalem Melanting Desa Kekeran juga hanyut terbawa banjir. Selanjutnya di Banjar Cengkok, Desa Baha longsor menggerus setengah badan jalan. 

Untuk di Kecamatan Petang, banjir bandang menerjang sebuah sekolah TK di Desa Getasan. Luberan air bahkan sampai merendam sekolah setinggi 1 meter. Akibat kejadian ini praktis sekolah belum bisa digunakan lantaran semua ruangan masih terendam lumpur. 

Masih di Desa Getasan, longsor menutup sebuah jalan pemukiman di desa itu. Longsor juga membuat halaman Balai Banjar Ubud Getasan ambrol ke jurang sedalam puluhan meter.

Masih di kecamatan paling utara Badung ini, peristiwa longsor juga terjadi di Banjar Pundung, Desa Pangsan. Longsor membuat jalan tertutup material. Kemudian drainase juga sempat meluap ke jalan utama Carangsari-Petang sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.

Kemudian sejumlah pohon dilaporkan tumbang menutupi badan jalan dari Lapangan Petang menuju Baturiti Tabanan.

Sebelumnya pada Sabtu malam (16/10) longsor juga menggerus halaman rumah milik warga atas nama I Gusti Ngurah Gede Wiradana di Banjar Petang Suci. Untuk mencegah longsor susulan pemilik rumah terpaksa diungsikan mengingat jarak longsor hanya 1 meter dari bangunan.

Terkait deretan peristiwa ini, BPBD Badung mengerahkan puluhan personil untuk melakukan penanganan bersama aparat kecamatan dan desa setempat. Sejumlah bencana yang sifatnya ringan sudah berhasil diatasi.

Kalaksa BPBD Badung Wayan Darma yang dikonfirmasi, Senin (17/10), membenarkan pihaknya menerima cukup banyak laporan kejadian bencana di Kabupaten Badung. Atas laporan itu pihaknya pun sudah langsung mengerahkan tim untuk melakulan pendataan, evakuasi hingga penanganan.  

"Karena banyaknya bencana, personel kami memang kewalahan. Tapi kita bersinergi dengan Polri, TNI serta masyarakat,” ujar Wayan Darma.

Dikatakan, pada Senin (17/10) saja pihaknya menerima 31 laporan bencana. Yaitu mulai dari tanah longsor, pohon tumbang dan banjir. Mantan Camat Petang ini memastikan meski banyak bencana namun tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material saat ini masih proses pendataan bersama instansi terkait.

 “Astungkara tidak ada korban jiwa,” katanya.

Mengingat cuaca masih belum bersahabat pihaknya pun mengimbau masyarakat tetap berhati-hati kala beraktivitas, khususnya saat berada di luar rumah.

“Kami mengimbau masyarakat semua dalam cuaca tidak menentu, selalu waspada dan tetap hati. Terlebih berada di daerah rawan bencana seperti tanah longsor maupun pohon tumbang,” pintanya.

Pada Minggu lalu, bencana alam melanda wilayah Badung Selatan yakni Kuta. Dimana di sebagian wilayah kampung turis itu terendam banjir akibat meluapnya air Tukad Mati.

wartawan
ANA
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.