Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bakti Penganyar Pemkab Bangli Di Lempuyang Luhur

Bali Tribune/ PENGANYAR- Rombongan ASN di lingkungan Pemkab Bangli nunas wangsuh pada Ida Bhatara serangkaian prosesi bakti pengayar di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur Karangasem,Selasa (12/2) kemarin.

Bali Tribune, Amlapura - Usai puncak Karya Agung Panca Wali Krama, Tawur Labuh Gentuh, Wana Kertih lan Segara Kertih di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, berlangsung prosesi penganyar. Adapun bakti poenganyar pada, Selasa (12/2) kemarin dipersembahkan oleh Pemkab Bangli. Dipimpin Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, rombongan ASN Bangli itu juga menyertakan perwakilan Kantor Departemen Agama Kabupaten Bangli. Menurut Bendesa Adat Desa Pakraman Purwayu,Abang Karangasem, I Nyoman Jati, prosesi Karya Agung itu dilaksanakan berdasarkan lontar Brahmana Raja Purana. Dia menjelaskan, dalam lontar disebutkan, rahina  Redite Kliwon yang bertepatan dengan rahina Purnama merupakan hari yang sangat baik untuk melangsungkan upakara besar. Lanjut I Nyoman Jati,  sebelum puncak karya dilaksanakan ritual Wana Kertih mlaspas lan ngenteg linggih di Pura Pasar Agung. Sedangkan ritual Segara Kertih berupa pemelastian dilangsungkan di Pantai Amed Karangasem. Dia menambahkan, karya agung ini berlangsung selama 42 hari dimana prosesi Ida Bhatara katuran masineb berlangsung pada tanggal, 3 Maret 2019 nanti. Dijelaskan pula, Pura Sad Kahyangan Jagat ini diempon oleh 20 Desa Pakraman yang ada di wilayah Kecamatan Abang. Dengan bergotong-royong pengempon pura dimaksud secara bergilir mempersiapkan segala keperluan ritual. “Wewalungan yang digunakan pada karya ini berupa Kerbau, Kambing, Banteng, Asu, Bebek, Angsa dan Ayam Panca Warna sebagai penyatur bhuana lima penjuru arah mata angin yang berpusat di Pura Penataran Agung Lempuyang Luhur,”ungkapnya. Sementara itu, terkait dengan prosesi bakti penganyar yang dipersembahkan Pemkab bangle, Kepala Bagian Kesra Setda Bangli, Jro Widarta menyatakan, prosesi dimaksud merupakan kewajiban sebagai wujud sradha dan bakti kehadapan Ida Bhatara yang berstana di pura tersebut. Seluruh rangkaian ritual bakti penganyar itu dipuput oleh Ida Padanda Gede Wayan Kerta Yoga dari Gria Buda Keling Karangasem. “Ritual ini bertujuan untuk memohon anugerah berupa keselamatan bagi seluruh krama, khususnya krama Bangli dan Bali pada umumnya,” ucap Jro Widarta. Selain itu, diberikan pula kerahayuan kerahajengan bagi jagat Bali sehingga terhindar dari musibah yang kerap terjadi belakangan ini. “Sehingga kita sebagai ASN dapat menjalankan kewajiban dibidang tugas masing-masing dalam memberikan pelayanan sebaik-baiknya pada masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup berbangsa dan bernegara,”imbuhnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.