Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Balada Matsari: Cemburu Istri Digoda, Kakek 70 Tahun Tewas Ditebas

Bali Tribune-ist / Matsari, tersangka pembunuhan sorang kakek, 70 tahun
balitribune.co.id | Mangupura - Peristiwa pembunuhan terjadi di wilayah Jalan Muding Indah IX Kuta Utara, Kabupaten Badung, Sabtu (20/3) jam 16.05 Wita. Seorang kakek berusia 70 tahun tewas ditebas oleh Matsari (46). Motifnya, pelaku cemburu karena istrinya ingin diajak berhubungan intim oleh korban. 
 
Menurut keterangan Kepala Dusun Banjar Tegeh Sari selaku saksi, Made Rai Kasna (50) bahwa sekitar lima menit sebelum kejadian, ia melihat korban sedang memperbaiki sangkar burung. Kemudian ia masuk ke rumah karena anak ingin minum. Setelah itu ia mendengar ada suara ramai di luar sehingga ia keluar untuk melihat situasi. "Saya keluar melihat keranjang kandang burung dan korban sudah berada  di dalam sungai," ungkapnya.
 
Sementara keterangan saksi Yasin (43) bahwa ia bersama teman-temannya sedang bermain di dekat sungai, dekat korban yang sedang memperbaiki sangkar burung dan melihat pelaku datang langsung menebas korban menggunakan celurit. Melihat kejadia itu, ia dan teman - temannya langsung lari menyelamatkan diri dari lokasi.
 
Setelah menerima laporan dari masyarakat, team gabungan yang terdiri dari Resmob Dit Reskrimum Polda Bali, Satuan Reskrim Polres Badung Unit I, serta Unit Reskrim Polsek Kuta Utara langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan cek TKP dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku. "Kemudian dari keterangan para saksi di TKP, team gabungan berhasil memperoleh identitas pelaku. Selanjutnya pada pukul 18.00 wita, team gabungan berhasil menangkap pelaku di seputaran Muding Indah, tempat menampung rongsokan dekat dengan lokasi TKP," terang Kasubbag Humas Polres Badung IPTU I Ketut Oka Bawa, SH.
 
Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan aksinya itu lantaran merasa cemburu karena istri pelaku ingin diajak berhubungan intim. Sehingga pelaku membawa sebuah clurit dari rumahnya dan dengan sengaja membunuh korban di TKP dengan melukai kepala korban, sehingga korban tersungkur dan jatuh di sungai lalu pelaku membuang sebuah clurit ke sungai. Korban mengalami luka tebas dari bagian kepala belakang, leher belakang hingga bahu depan bagian kanan nyaris putus. "Motifnya, karena pelaku cemburu. Sementara barang bukti yang diamankan pakain yang digunakan oleh pelaku pada saat membunuh korban. Sementara sebuah celurit yang dipakai untuk menebas korban dibuang kesungai masih dilakukan pencarian," kata Oka Bawa.
wartawan
Bernard MB.
Category

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PLTU Celukan Bawang Kenalkan Listrik ke Pelajar

balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.