Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Balai Banjar Dukuh Sengguan Munggu Dipelaspas

upacara
Bupati Giri Prasta menghadiri karya melaspas, ngenteg linggih, mupuk pedagingan, pedudusan alit wraspati kalpa di pelinggih begawan penyarikan Br. Dukuh Sengguan, Mengwi, Sabtu (30/4).

Mangupura, Bali Tribune

Balai Banjar Dukuh Sengguan, Desa Buduk, Mengwi akhirnya rampung. Pembangunan balai banjar ini memakan waktu tiga tahun, yakni dari tahun 2012 sampai 2015. Serangkaian selesainya pembangunan balai banjar ini, warga setempat menggelar upacara karya karya melaspas, ngenteg linggih, mupuk pedagingan, pedudusan alit wraspati kalpa di pelinggih begawan penyarikan Banjar Dukuh Sengguan.

Ketua Panitia Karya, I Nyoman Murdana mengatakan pembangunan balai banjar Dukuh Sengguan menelan biaya sekitar Rp1,5 miliar. Meliputi pembangunan bale banjar, bale kulkul dan pelinggih.

Sementara untuk upakara menghabiskan dana sebesar Rp150 juta. Sumber dana dari swadaya masyarakat yang berjumlah 200 KK, APBDes desa Munggu Rp92 juta, bantuan Pemprov Bali Rp250 juta, dan bantuan Pemkab Badung Rp340 juta. “Pembangunan balai banjar ini sudah berlangsung dari tahun 2012 dan berakhir 2015 dengan biaya Rp1,5 miliar,” kata Mudarna.

Untuk upacara karya sendiri  dipuput  Ida Rsi Gria Mas Tumbak Bayuh, dengan wali topeng sidakarya dan bondres.

Karya ngenteg linggih ini telah diawali sejak Senin (18/4) nuasin nanceb tungguh, Minggu (24/4) mendak tirta, Senin (25/4) ngingsah, Jumat (29/4) caru resi gana, Sabtu (30/4) puncak karya, Minggu (1/5) nyegara gunung dan Selasa (3/5) nutug tigang rahina. Bertalian dengan upacara ini, Sabtu (30/4), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta hadir dan menandatangani prasasti Banjar Dukuh Sengguan.

Tampak pula hadir Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Ketua Komisi I DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Perbekel Munggu Ketut Darta. Guna memotivasi swadaya warga, Bupati Giri Prasta bersama Ketua DPRD Putu Parwata mengaturkan dana punia Rp15 juta.

wartawan
I Made Darna
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.