Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Catat Tambahan 131 Pasien Positif Sembuh, Kota Denpasar Sumbang 42 Orang

Bali Tribune/ Dewa Made Indra
Balitribune.co.id | Denpasar - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat pada Kamis ada tambahan sebanyak 131 pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh.
 
"Dari 131 pasien yang dilaporkan sembuh hari ini, mayoritas dari Kota Denpasar (42). Sedangkan pasien yang sembuh di kabupaten/kota lainnya di Bali yakni Kabupaten Jembrana (2), Tabanan (11), Badung (24), Gianyar (16), Bangli (6), Klungkung (3) Karangasem (24), Buleleng (2), dan satu orang warga negara asing," kata Ketua Harian GTPP COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, di Denpasar, Kamis.
 
Dengan tambahan 131 orang yang sembuh ini, jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh secara kumulatif di Pulau Dewata menjadi sebanyak 6.754 orang atau 81,92 persen dari total kasus positif yang terkonfirmasi.
 
"Untuk hari ini juga ada tambahan 119 kasus baru yang kesemuanya merupakan transmisi lokal , sehingga jumlah kumulatif pasien positif COVID-19 hingga hari ini menjadi 8.245 orang," ujar pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu.
 
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali juga melaporkan pada hari ini ada penambahan lima pasien COVID-19 yang meninggal, yakni dari Kabupaten Jembrana (1), Kabupaten Badung (1), Kabupaten Gianyar (1), Kabupaten Karangasem (1) dan Kabupaten Buleleng (1), sehingga jumlah kumulatif pasien yang meninggal dunia di Pulau Dewata menjadi 241 orang atau 2,92 persen dari total kasus.
 
Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 1.250 orang (15,16 persen).
 
"Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara kumulatif sebanyak 7.852 orang, pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 305 orang dan pelaku perjalanan dalam negeri 88 orang," ujar birokrat asal Pemaron, Kabupaten Buleleng itu.
 
Oleh karena itu, Dewa Indra kembali mengingatkan masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja dan kapan saja.
 
Melihat perkembangan pandemi ini, tambahnya, Gubernur Bali juga telah mengeluarkan Pergub No 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. 
 
Sementara itu, Juru Bicara Gugua Tugas Percepatan Penanganan Covid-10 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan, Kasus sembuh pasien Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus mengalami peningkatan. 
 
Pada Kamis (24/9), tercatat penambahan pasien sembuh harian sebanyak 42 orang. Walau begitu, pasien positif juga bertambah 21 orang, tersebar di 9 wilayah desa/kelurahan.
 
 “Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 21 orang dan kasus sembuh bertambah sebanyak 42 orang, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujarnya di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Kamis (24/9).
 
 Dewa Rai merinci bahwa 9 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 7 kasus positif baru. Disusul  Kelurahan Tonja yang mencatatkan penambahan sebanyak  5 kasus positif dan Kelurahan Sesetan yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 3 orang positif. Sementara itu 6 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 34 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.
 
Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.260 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.048 orang (90,62 persen), meninggal dunia sebanyak 44 orang (1,95 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  168 orang (7,43 persen ) 
 
Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini angka kesembuhan mengalami peningkatan, namun kami berharap kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan. 
 
Didik menilai salah satu faktor yang menyebabkan masih banyak terjadi kasus di beberapa daerah tersebut adalah karena kurangnya pemberdayaan masyarakat sekitar.
 
"Bahwa pemberdayaan masyarakatnya di sini masih kurang, sehingga terkait dengan genangan-genangan air, kemudian mengenai sampah, di mana sampah itu sampai berair, itu menjadi wadah untuk berkembang biak nyamuk-nyamuk itu tadi," katanya.
 
Oleh karena itu, Didik mengatakan bahwa gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik) perlu terus digalakkan, terutama di daerah yang masih melaporkan banyak kasus DBD.
Namun demikian, Didik mengatakan di musim hujan yang diliputi dengan kondisi pandemi saat ini, banyak di antara warga mengaku khawatir dengan kemungkinan tertular COVID-19 bilamana mereka melaksanakan gerakan tersebut di luar rumah atau di lingkungan sekitar.
 
Untuk itu, Didik mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak khawatir selama mereka tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
"Sebetulnya enggak harus bingung, karena sudah ada protokol kesehatan. Bagaimana protokol kesehatan ketika kita di lapangan," katanya.
 
Protokol kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak, kata Didik, tetap harus dijalankan secara ketat ketika beraktivitas di luar rumah.
 
Kemudian, protokol kesehatan saat masuk ke dalam rumah, seperti membersihkan semua benda-benda yang dibawa dari luar ke dalam, menaruh pakaian kotor di tempat cucian dan menyegerakan mandi juga tetap perlu dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 di dalam rumah.
Selama protokol kesehatan tersebut dijalankan, maka masyarakat, menurut Didik, tidak perlu khawatir dengan penyebaran kasus COVID-19 yang masih terus terjadi di masyarakat.
 
"Itu yang kita sampaikan kepada mereka, kepada teman-teman kesehatan, kemudian juga kepada masyarakat. Bahwa kita melaksanakan seperti itu dan juga mengajak masyarakat 
untuk tetap menerapkan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)," demikian kata Didik.han
wartawan
Redaksi
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.