Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Nambah Pelatih Panjat Tebing Level II

Putu Yudi Atmika

BALITRIBUNE - Peserta kursus pelatih panjat tebing Level II Nasional asal Bali semuanya dinyatakan lulus. Dengan demikian kini Bali kian banyak mempunyai pelatih panjat tebing Level II Nasional, yang memudahkan dalam melakukan pendampingan terhadap atlet panjat tebing berlaga di kejurnas. Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika menyambut positif hasil yang telah ditorehkan para pelatih panjat tebing Bali tersebut. “Ada sepuluh orang pelatih panjat tebing Level I Bali yang ikut kursus pelatih Level II ini, dan mereka semuanya dinyatakan lulus meski ada seorang dinyatakan lulus bersyarat,” ujar Putu Yudi Atmika di Denpasar, Senin (8/10). Kursus pelatih panjat tebing Level II Nasional dilaksanakan PB FPTI di Denpasar, 2-7 Oktober lalu, yang diikuti 30 pelatih Level I dari seluruh Indonesia. Dalam kursus yang juga diisi praktik lapangan tersebut, dua peserta dinyatakan tidak lulus, yakni utusan dari FPTI Lampung dan FPTI Sumatera Barat. Putu Yudi Atmika yang juga salah seorang pengurus KONI Bali itu, mengakui pelatih panjat tebing Bali yang punya sertifikasi Level II Nasional baru seorang. Dengan lulusnya 10 pelatih panjat tebing Bali dan kini mengantongi sertifikat Level II Nasional, maka di Bali kini ada 11 pelatih Level II Nasional. “Pelatih Level II Nasional mempunyai pemahaman lebih dibandingkan pelatih Level I, dan mereka menguasai lebih banyak pengetahuan soal panjat tebing secara nasional sehingga dalam melatih atletnya nanti mempunyai nilai plus tersendiri,” kata Yudi Atmika. Ia menambahkan, dalam teknik di olahraga panjat tebing ada hal-hal baru yang berlaku secara nasional, dan ini yang mesti dipahami oleh pelatih. Kursus pelatih Level II Nasional yang digelar itulah, salah satunya memberikan pemahaman terhadap teknik-teknik baru di panjat tebing yang berlaku secara nasional. Maka, kata Yudi Atmika, hanya pelatih Level II Nasional itulah yang nantinya diperbolehkan mendampingi atletnya berlaga di kejuaraan tingkat nasional, semacam Pra-PON, PON maupun kejurnas lainnya. Sebab, mereka mempunyai pemahaman yang sama terkait teknis panjat tebing di level nasional. “Saya berharap dengan kian banyaknya pelatih Level II Nasional di Bali, maka prestasi panjat tebing Pulau Dewata makin kinclong lagi di tataran nasional ke depannya,” demikian Putu Yudi Atmika.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.