Bali United Ditahan Imbang Tanpa Gol PSIS | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 12 Agustus 2020
Diposting : 2 April 2018 23:05
Djoko Purnomo - Bali Tribune
kiper
Striker Bali United Spasojevic sempat golnya ke gawang PSIS Semarang dianulir wasit dalam laga Liga 1 2018, Minggu sore kemarin.

BALI TRIBUNE - Runner up Liga 1 musim lalu, Bali United harus puas berbagi angka dengan tuan rumah PSIS Semarang pada kompetisi Liga 1 musim 2018 setelah bermain tanpa gol di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/4).

Dipimpin wasit Novari Ikhsan Arilaha (DKI Jakarta) tuan rumah PSIS yang merupakan tim promosi langsung tancap gas. Gempuran demi gempuran mengalir dari kaki pemain PSIS. Begitu juga dengan Bali United, tidak mau kalah dalam melakukan tekanan.

 Gempuran anak-anak Serdadu Tridatu sempat membuat lini pertahanan PSIS kedodoran. Bahkan untuk mempertahankan gawangnya dari serangan lawan, kiper PSIS Jandia Eka Putra harus menerima kartu kuning pada menit 22 karena pelanggaran terhadap strikter Bali United, Ilija Spasojevic ketika mencoba memasukkan bola dari kanan gawang Jandia.

Begitu pula tendangan Hafit Ibrahim, pemain tengah tuan rumah yang membantu penyerangan ke pertahanan lawan pada menit 35, berhasil diselamatkan kiper Bali United Wawan Hendrawan.

Lima menit setelah babak kedua, gol untuk Bali United yang dicetak Spasojevic dianulir oleh wasit karena striker tersebut telah terjebak off side. Begitu pula pada menit 84, Spasojevic telah dinyatakan off side sehingga gol keduanya juga dianulir.

Serangan PSIS dari sayap kanan ke pertahanan lawan pada menit 52 juga gagal diselesaikan pemain depan Komarudin karena bola berhasil diselamatkan kiper Wawan Hendrawan.

Permainan saling menyerang intensif dilakukan kedua kesebelasan dengan silih berganti, terutama pada menit 53 hingga 57, namun tidak mampu membuahkan satu pun gol.

Baik pelatih PSIS Vicento Alberto Annese maupun pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro melakukan pergantian beberapa pemain selama babak kedua pertandingan yang disaksikan sekitar 15 ribu penonton, terutama suporter PSIS.

Pada menit-menit terakhir sebelum laga mereka bubar, Wasit Novari memberikan kartu kuning kepada pemain tengah PSIS Bayu Nugroho yang masuk menggantikan Muhammad Yunus pada menit 62, karena pelanggaran terhadap salah satu pemain lawan.

Pelatih Bali United Widodo C. Putro menyatakan bersyukur karena Fadil dan kawan-kawan meraih poin dalam laga tandang di Kota Magelang tersebut.

"Pertandingan memang saling menyerang, disayangkan beberapa peluang tidak menghasilkan gol. Pemain sudah bekerja keras, tetapi ini akan kita evaluasi supaya ke depan lebih baik dalam 'finishing'. Tapi kami bersyukur atas hasil ini," katanya.

Pelatih PSIS Semarang Vicente mengakui bahwa Haudi Abdilah dan kawan-kawan menghadapi salah satu tim kuat Indonesia dalam laga di kandangnya itu.

"Tetapi dengan kekuatan Bali United itu, PSIS banyak menciptakan peluang, tendangan, dan beberapa kesalahan pada babak pertama dilakukan perbaikan pada babak kedua," kata Vicente yang baru enam hari terakhir menangani tim tersebut menggantikan posisi pelatih sebelumnya, Subangkit.

Ia menyatakan segera melakukan evaluasi atas hasil pertandingan tersebut supaya pada laga selanjutnya, penampilan PSIS lebih baik.