Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Balita Tertabrak Pick Up di SPBU

Bali Tribune / Kondisi Farid, bocah berusia tiga tahun yang tertabrak pick up kini masih belum pulih. Bocah laki-laki ini belum bisa jalan dan duduk

balitribune.co.id | Negara - Kecelakaan tidak hanya terjadi di jalan umum. Namun bisa terjadi dimana saja. Seperti yang dialami seorang balita berusia tiga tahun di Jembrana.  Balita ini tertabrak pick up saat ibunya mengisi BBM di SPBU. Kini kondisinya masih mengeluh sakit. Sedangkan pengemudi pick up tidak menunjukan itikad baiknya sehingga kejadian yang terjadi sepekan lalu ini dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kejadian terlindas pick up ini dialami oleh Muhammad Farid Athalla (3) asal Banjar Tinggi, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh Selasa (12/12), kejadian tersebut terjadi pada Selasa (5/12) sekira pukul 07.30 wita. Rekaman cctv kejadian ini juga tersebar luas. Kecelakaan itu bermula saat balita tersebut hendak beli BBM di SPBU Pulukan bersama ibunya Nur Inten (38). Saat pengisian BBM, bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut terlepas dari pantauan ibunya. 

Saat berjalan ke depan, bocah ini tertabrak mobil yang lebih dulu selesai mengisi BBM. Pick up hitam tersebut dikemudikan oleh I Ketut Yudiana alias Unyil (30) asal Banjar Arca, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan. Kapolsek Pekutatan Kompol I Wayan Suastika dikonfirmasi Selasa kemarin mengatakan ibu korban saat kejadian mengajak korban membeli pertalite di SPBU Pulukan. “Saat itu, situasi sedang hujan,” ujarnya. Ketika akan naik sepeda motor balita ini terlepas dari pantauan ibunya.

Balita ini turun dari sepeda motor dan berlari. Dari arah belakang melaju mobil Grand Max hitam yang dikemudikan I Ketut Yudiana alias Unyil.  “Mobil menabrak tubuh Farid hingga jatuh dengan posisi tengadah dan sempat terlindas pada bagian paha,” ujarnya. Korban yang saat itu kesakitan langsung dilarikan ke Puskesmas I Pekutatan untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat itu dokter menyarankan agar korban segera dirujuk sehingga diajak ke RSU Bunda-Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat itu pengemudi pick up menyatakan bersedia menanggung biaya korban hingga sembuh. Pengemudi tersebut mengantar korban ke RSU bersama orang tua korban dan membayar biaya pemeriksaan.  Dari hasil pemeriksaan medis, balita ini dinyatakan tidak mengalami patah tulang maupun cidera berat, “dari hasil rontgen, tidak mengalami patah tulang, hanya luka lecet pada lutut kanan,” ujarnya. Namun hingga kini justru kondisinya belum pulih, “kondisi terakhir belum bisa jalan dan duduk,” jelasnya.

“Ibu korban inten menginginkan bentuk tanggung jawab dari Yudana untuk membantu biaya pengobatan,” terangnya. Atas kejadian tersebut, ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekutatan. “Memang benar ibu korban melapor ke Polsek. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebelumnya juga sudah dilakukan mediasi di desa dan pengemudi pick up bersedia membantu biaya pengobatan, namun karena belum terealisasi sehingga dilaporkan,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Mandung Hanya akan Terima Sampah Residu, TPS3R Sadu Kencana Sudah Curi Start

balitribune.co.id I Tabanan – TPS3R Sadu Kencana di Desa Dauh Peken menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan baru Pemkab Tabanan yang hanya akan menerima sampah residu di TPA Mandung mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Pengelola menyebut langkah itu sejalan dengan program edukasi pemilahan sampah dari rumah yang telah mereka rintis sejak 2023 lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Rencanakan Pengadaan 3 Mesin RDF Jelang Penutupan TPA Suwung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung berencana mengadakan tiga unit mesin pengolah sampah residu menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) menjelang penutupan total TPA Suwung pada 1 Agustus 2026.

Rencana tersebut terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPRD Badung bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.