Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan Dapur Ludes Terbakar

Bali Tribune/ TERBAKAR - Bangunan dapur milik Dewa Ketut Diana nyaris ludes diamuk si jago merah.

balitribune.co.id | Semarapura - Bangunan dapur milik Dewa Ketut Diana (62), warga Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung, nyaris ludes terbakar. Kejadian berawal ketika keluarga  Dewa Ketut Diana memasak nasi mempergunakan kayu bakar di dapur tradisionil di rumah mereka. Tanpa diduga ketika ditinggal pemiliknya untuk menyaksikan fogging massal di desa tersebut. Saat kembali, Dewa Ketut Diana kaget karena api sudah membumbung tinggi, langsung melakukan pemadaman secara manual seraya berteriak teriak minta tolong. Dengan dibantu tetangga menyiram air seadanya, sehingga api yang hampir menghanguskan seluruh bangunan dapur mereka segera dapat dipadamkan.
 
Korban Dewa Ketut Diana ditemui tidak bisa menjelaskan apa penyebab terjadinya kebakaran yang hampir meludeskan bangunan dapur rumahya. Ia hanya mengaku biasa memasak di dapur sekitar  pukul 07,00 dengan menggunakan kayu bakar. Karena ada kegiatan fogging di sekitar dekat rumahnya ditinggal menonton penyemprotan fogging. Mungkin  korban lupa dia sedang memasak saat ditingggal. Saat korban kembali, api sudah membesar melalap dapurnya, ia hanya bisa  berteriak teriak minta tolong, karena tempat menaruh kayu bakar dengan tempat tungku perapian memasak sangat dekat, sudah tentu api seketika  melalap kayu dan menghanguskan bangunan dapurnya.
 
Perbekel Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung Cok Gde Putra, Sabtu(8/6) membenarkan adanya bangunan dapur  milik Dewa Ketut Diana terbakar. Kebakaran terjadi Sabtu (8/6) sekitar pukul 7.45 Wita dan api yang sempat membesar tiba-tiba, bisa diatasi warga setempat. “Bangunan yang terbakar  tersebut milik Dewa Ketut Diana, bersyukur dalam hitungan cepat kebakaran bisa diatasi tanpa meminta bantuan dinas Kebakaran, Klungkung,” terangnya;
 
Perbekel Cok Gde Putra menyayangkan musibah tersebut. Dirinya meminta kepada warga agar berhati hati saat memasak, musim kering seperti saat ini sangat rawan kebakaran terjadi. Menurutnya, kerugian yang diderita korban sekitar Rp 3 juta lebih. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.