Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Bandang di Jembrana, Kawasan Hutan Jadi Perhatian Serius

Bali Tribune / BENCANA - Banjir bandang yang terjadi di DAS Tukad Bilukpoh hingga meluluhlantakan pemukiman dan memutus arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk menyisakan material berupa kayu hutan berukuran besar.
balitribune.co.id | NegaraSejumlah wilayah di Jembrana hingga Senin (17/10) masih mengalami dampak banjir. Selain hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan saluran drainase di permukiman warga overload, bajir bandang di beberapa wilayah juga akibat meluapnya air sungai dari hulu. Kondisi hutan di wilayah utara Jembrana pun kini menjadi perhatian serius.
 
Cuaca hujan ekstrim masih terus mengguyur  Kabupaten Jembrana. Kondisi alam ini mengakibatkan banjir di sejumlah desa. Beberapa wilayah titik banjir parah diantaranya 
Lingkungan Biluk Poh Kelurahan Tegal Cangkring, Kelurahan Sangkar Agung, Lingkungan Pemedilan, Kelurahan Dauhwaru, Desa Dangintukadaya, Desa Yeh Embang Kauh/Banjar Sekar Kejula, Desa Air Kuning, Desa Kaliakah dan Desa Melaya. Tidak sedikit kerugian yang ditimbulkan akibat banjir kali ini, seperti kerusakan berbagai infrastruktur.
 
Wilayah titik banjir parah tersebut merupakan daerah yang berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS). Hingga kini wilayah tersebut sudah menjadi langganan banjir. Ketika hujan deras terutama di wilayah hulu, luapan air sungai juga kerpa membawa material berupa kayu hutan berukuran besar. Kini kondisi hutan di kawasan hulu menjadi perhatian serius, termasuk juga oleh Pemerintah Daerah. Namun karena kewenangan terhadap hutan lindung berada di Pemerintah Provinsi Bali, kini dilakukan kordinasi dengan intansi berwenang.
 
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba  Senin sore mengaku  sudah melakukan koordinasi dengan pihak Resost Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bali Barat. Pihaknya sudah meminta instansi yang memiliki otoritas terkait hutan di wilayah Jembrana tersebut untuk segera melakukan panggilan terhadap pemegang ijin pemanfaatan hutan (perhutanan social), “saya sudah kordinasi dengan KPH Bali Barat, saya minta untuk sesegera mungkin memanggil  pemegang ijin HPR (hutan tanaman rakyat) di sini (wilayah Jembrana),” ujarnya, 
 
Salah satu yang menjadi perhatian pihaknya adalah pencegahan terhadap aksi penebangan hutan dan pemanfaatan kawasan perhutana rakyat.“Saya sebenernya sudah komitmen sama mereka (pemegah ijin HPR) , tidak boleh lagi ada penebangan hutan segala macam. Yang terjadi saat ini  sebenarnya bukan penebangan hutan. Yang boleh dilakukan dilakukan hanya  bisa bercocok tanam di bawahnya. Jenis kayunya ini (material terbawa banjir) beda. Ini kayu tidak bisa dijual, sehingga material ini bukan ilegalloging,” tegasnya. 
 
Terkait tanggap darurat bencana pasca banjir Minggu (16/10) malam, menurutnya yang penting juga harus dipikirkan adalah keselamatan warga, "kita prioritaskan hari ini adalah mengevakuasi warga terlebih dahulu. Warga yang kita utamakan, keselamatan warga kita utamakan,” ungkapnya Untuk memfasilitasi warga yang mengungsi, ia memastikan segala kebutuhan sudah dipersiapkan di setiap titik kejadian. Seperti disebutkannya mulai dari dapur umum hingga tempat pengungsian, bahkan melibatkan berbagai komponen.
 
Sejumlah bantuan dikatakannya sudah didistribusikan, “makan siang sudah kita siapkan, dapur umum sudah terselesaikan. Kita juga sudah kontak  temen-temen  dari asosiasi, semua dari Denpasar. Bantuan juga akan segera turun. Kita perhatikan di semua titik pengungsian," jelasnya. Selain menyalurkan bantuan untuk warga mengungsi berupa makanan minuman, Dinas Sosial Kabupaten Jembrana menurutnya juga akan menyalurkan pemberian pakaian bersih serta peralatan rumah tangga yang dibutukan saat bencana.
 
Ia menghimbau kepada warga masyarakat yang tinggal di sekeliling lokasi bencana agar tetap tenang dan saling berkoordinasi. Pihaknya berjanji akan bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan ini. “Kami bersama Forkopimda dan seluruh pimpinan OPD terkait sudah turun ke lapangan. Kami belusukan untuk bisa melihat fakta yang terjadi di lapangan. Dengan seluruh jajaran Forkopimda dan tim yang ada secepatnya mengatasi permasalahan yang ada. Paling tidak agar masyarakat terdampak merasa nyaman dan," tandasnya. 
 
wartawan
PAM
Category

Pingsan saat Mendaki Gunung Agung, Seorang Pendaki Dievakuasi Tim SAR Gabungan

balitribune.co.id I Amlapura - Seorang pendaki alami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) berangkat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung bersama rombongan yang berjumlah 8 orang.

Baca Selengkapnya icon click

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Karangasem, Jalur Utama Sidemen-Klungkung Lumpuh Akibat Pohon Tumbang

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Minggu (19/7/2026) pagi mengakibatkan bencana pohon tumbang dan longsor di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Banjar Dinas Lebu Bumbungan, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jambret Kalung Emas di Kengetan, Residivis Asal Mengwitani Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Satreskrim Polres Gianyar bersama Unit Reskrim Polsek Ubud bergerak cepat dalam menangani kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Kengetan, Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud. Pelaku berinisial N.A.W. (29), berhasil ditangkap di depan rumahnya di kawasan Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  Kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan Asal Lebih Hilang Misterius

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, masih misterius setelah perahunya ditemukan terdampar di Pantai Saba,  Blahbatuh, Jumat (17/7/2026) lalu. Hingga Minggu (19/7/2026) nasib nelayan ini belum diketahui. Pencarian pun  terus diintensifkan oleh tim gabungan.

Baca Selengkapnya icon click

Balinomics, Kosterenomics, dan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali

balitribune.co.id | Balinomics adalah sebuah forum diskusi ekonomi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali bersama pemerintah daerah dan para pakar ekonomi Bali. Kendati sebagai sebuah forum, Balinomics mengusung konsep inti, yakni mengupayakan diversifikasi ekonomi Bali agar tumbuh inklusif dan tahan guncangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.