Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Bandang Luluhlantakan Permukiman; Lalu Lintas Denpasar-Gilimanuk Lumpuh 12 Jam

Permukiman warga luluh lanta akibat banjir bandang Tukad Bilukpoh, Mendoyo Sabtu malam.

BALI TRIBUNE - Hujan deras yang terjadi beberapa jam pada Sabtu (22/11) malam kembali menyebabkan musibah. Salah satunya banjir bandang yang kembali terjadi di Tukad Bilukpoh, Mendoyo Sabtu (22/12) malam. Akibatnya selain kerusakan infrastruktur, debit air sungai yang melebihi ketinggian jembatan juga mengakibatkan arus lalu lintas dijalur nasional Denpasar-Gilimanuk sempat lumpuh total selama 12 jam. Dampak banjir bandang Sabtu malam tersebut dirasakan dua wilayah di Kecamatan Mendoyo yang berbatasan dengan Tukad Bilukpoh yakni Kelurahan Tegalcangkring dan Desa Penyaringan. Tinggi debit air pada sungai yang berhulu di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring serta Banjar Tibu Tanggang dan Tibu Beleng Kaler, Desa Penyaringan ini hingga melebihi tinggi jembatan. Akibatnya ratusan rumah warga didua wilayah ini mengalami kerusakan setelah sempat diterjang banjir disertai material berupa lumpur dan kayu hutan berukuran besar. Di Desa Penyaringan, banjir bandang ini menyebabkan jembatan penghubung Banjar Anyar Kaja dan Banjar Penyaringan putus dan hanyut. Warga didua banjar ini saat ini hanya bisa melalui jembatan gantung (Jembatan Cinta) yang juga sempat miring akibat terjangan banjir. "Jembatannya putus total, sekarang hanya bisa melalui jembatan gantung saja. Kami sudah perbaiki jembatan gantung yang sempat miring karena dihantam banjir" ujar Kepala Urusan Kewilayahan Banjar Penyaringan, I Ketut Sigra Wiryawan ditemui Minggu kemarin.  Selain itu sebuah bangunan rumah milik Nyoman Armana (70) yang lokasi memang dekat dengan sungai dan posisinya rendah. Bahkan saat air mulai meluap Nyoman Armana bersama istrinya Luh Sadri (65) sedang tidur pulas. Beruntung anaknya, I Komang Purnawirawan (31) saat itu tiba dirumah lalu membangunkannya. "Saya datang dari Negara jam 11 air sungai sudah mulai naik, saya langsung bangunkan bapak dan ibu yang tidur lelap didalam rumah. Kami hanya bisa menyelamatkan diri. Yang lain semuanya tenggelam didalam rumah" tutur Purnawirawan. Pantauan dilokasi Minggu siang tampak warga tengah bergotong royong menyedot air yang menenggelamkan seluruh bangunan rumah milik KK miskin ditengah tegalan ini menggunakan mesin pompa air. Keluarga petani penggarap ini akan diprioritaskan untuk mendapat bantuan bedah rumah dan saat ini mengungsi kerumah saudaranya. Sedangkan bendung dan senderan sungai disekitar rumah korban juga amblas diterjang banjir bandang. "ada 2 titik senderan yang jebol, panjangnya 60 meter semuanya amblas" ungkap tetangga korban, Gede Agus Cipta (30). Perbekel Penyaringan, I Made Dresta mengatakan selain 1 rumah warga yang tenggelam dan jembatan yang putus serta senderan sungai yang jebol di Banjar Penyaringan itu, banjir bandang kali ini juga melanda dua banjar lain. "57 KK yang rumahnya diterjang banjir di Banjar Anyar Kelod dan ada 2 bangunan yang hanyut. Permukiman di Banjar Sembung juga terdampak. Ternak sapi dan babi juga banyak yang mati dan hilang tapi kami belum terdata. Tidak ada korban jiwa. Sementara kami bangun posko dan dapur umum dibale tempek ditimur jembatan Bilukpoh" ungkapnya. Di Kelurahan Tegalcangkring, permukiman warga di Lingkungan Bilukpoh Kangin luluh lanta akibat diterjang banjir bandang. "Ada 46 KK di Tempek 5 dan 3 yang rumahnya diterjang banjir bandang. Tidak ada korban jiwa tapi rumah maupun harta benda mengalami kerusakan yang parah dan ada 1 bangunan yang hanyut. Sementara kami bangun dapur darurat di Balai Tempek 5. Bagi warga yang rumahnya tidak bisa dihuni kami persilahkan untuk dievakuasi ke balai tempek maupun kebalai lingkungan atau kerumah saudaranya. Ini lebih parah dibandingkan yang pernah terjadi tahun 1998 silam" paparnya. Sedangkan arus lalu lintas dijalur Denpasar-Gilimanuk yang sempat putus total selama 12 jam sejak jembatan Tukad Bilukpoh diterjang banjir bandang Sabtu malam mului pukul 23.30 Wita berangsur pulih kembali mulai pukul 11.30 Wita. Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widiatmoko memastikan kondisi jembatan yang sempat tertimbun sampah dan kayu berukuran besar masih bisa dilalui setelah proses pemebersihan, "tapi pihak Balai Jalan belum berani memastikan kekuatan jembatan karena air masih tinggi" ujarnya.  Hingga Minggu petang masih diberlakukan buka tutup. pam 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Polres Badung Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Konten di Dalam Studio

balitribune.co.id | Mangupura - Polres Badung merilis kembali perkembangan terbaru terkait penanganan kasus pembuatan konten oleh sekelompok warga negara asing (WNA) di sebuah studio di kawasan Pererenan, Mengwi, Rabu (10/12). Total 20 WNA dan 14 WNI diamankan saat itu, beserta sejumlah barang bukti berupa kamera dan alat kontrasepsi.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Pilihan Terakhir, Dewan Minta Rencana Pemotongan TPP ASN Didukung

balitribune.co.id | Singaraja - Rencana Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra akan memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) akibat keuangan daerah menghadapi tekanan, mendapat dukungan Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya. Ia mengatakan keputusan itu harus di hormati karena menjadi bagian strategi pemerintah mengatasi krisis keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pria Asal Ambon Tewas Gantung Diri

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang pria asal Ambon, Maluku, Reinart Ezra Purnama (19) ditemukan tewas tergantung di bawah beton penyangga Cafe Kawasan Pantai Balangan, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (9/12) pukul 08.51 Wita. Korban tergantung dengan seutas tali tambang plastik berwarna biru dengan ketinggian 2 meter dari permukaan tanah. Korban tergantung menghadap arah selatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sapi Hilang Akhirnya Ditemukan, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

balitribune.co.id | Singaraja - Kekhawatiran warga Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, akhirnya mereda setelah seekor sapi yang sempat dilaporkan hilang berhasil ditemukan. Hewan ternak milik Komang Arjana Giri dari Banjar Dinas Tegal Wangi itu ditemukan pada Selasa (9/12) oleh warga setempat bernama Kadek Putra.

Baca Selengkapnya icon click

TP. Posyandu Bali Gelar Aksi Sosial ‘Membina dan Berbagi’ di Desa Darmasaba

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 50 orang Kader Posyandu Desa Darmasaba mendapatkan pembinaan dan bantuan dalam kegiatan aksi sosial bertajuk "Membina dan Berbagi" yang dilaksanakan oleh Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali di Wantilan Pura Ntegana Desa Adat Tegal, Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Rabu (10/12). Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.