Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir di Pancasari: Risiko Alam Bersama, Bukan Tuduhan Sepihak

gotong royong
Bali Tribune / gotong royong karyawan Handara Golf & Resort Bali bersama masyarakat sekitar pascabanjir menerjang kawasan Pancasari

balitribune.co.id | Tabanan - Handara Golf & Resort Bali menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik, menyusul beredarnya informasi dan tuduhan di media sosial yang mengaitkan Handara dengan peristiwa banjir di kawasan Desa Pancasari.

Handara telah beroperasi di kawasan Pancasari selama hampir 50 tahun. Desa Pancasari merupakan wilayah pegunungan yang secara alami dan historis menghadapi risiko banjir dan longsor setiap tahun, terutama akibat curah hujan tinggi serta kondisi geografisnya. Selama puluhan tahun, dinamika alam ini dipahami sebagai risiko bersama oleh seluruh pihak yang tinggal, memiliki aset, maupun menjalankan aktivitas di kawasan tersebut.

Peristiwa banjir yang terjadi merupakan bencana alam (force majeure) yang berdampak luas di kawasan Pancasari, termasuk terhadap Handara sendiri. Area operasional, fasilitas resort, serta rumah karyawan Handara turut terdampak langsung oleh banjir tersebut.

Handara adalah bagian dari komunitas Pancasari, bukan pihak yang terpisah darinya. Risiko alam di kawasan ini merupakan risiko yang melekat bagi siapa pun yang memilih untuk tinggal, berinvestasi, dan beraktivitas di wilayah pegunungan Pancasari.

Kami menyesalkan adanya tuduhan dan gugatan dari seorang pemilik tanah dan bangunan, Saudara Reydi Nobel, yang secara sepihak mengaitkan peristiwa alam ini dengan aktivitas Handara, tanpa mempertimbangkan karakter geografis, kondisi ekologis, serta sejarah kejadian banjir di kawasan Pancasari. Perlu kami sampaikan bahwa pihak tersebut merupakan pendatang baru yang relatif belum lama beraktivitas di Pancasari, dan bukan warga setempat yang telah lama hidup berdampingan dengan dinamika alam wilayah ini.

Terkait tuduhan mengenai Corporate Social Responsibility (CSR), perlu kami klarifikasi bahwa bantuan yang diberikan Handara kepada desa bukan merupakan kewajiban hukum, melainkan wujud kepedulian sosial. Atas permintaan resmi desa melalui Surat Perbekel Desa Pancasari, Handara melalui program CSR telah membantu pembangunan jembatan untuk kepentingan masyarakat.

Lihat foto: banjir menerjang Desa Pancasari hingga ke gate Handara Golf & Resort Bali

Perlu ditegaskan bahwa jembatan tersebut bukan aset Handara, tidak berada dalam kepemilikan maupun pengelolaan Handara, dan sepenuhnya diperuntukkan bagi kepentingan komunitas desa.

Sejak awal berdirinya, Handara dibangun dengan komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan. Kawasan hijau, lapangan golf, dan fairway Handara berfungsi sebagai area resapan air alami yang membantu menahan serta memperlambat aliran air dari kawasan pegunungan sebelum mencapai wilayah permukiman di bawahnya.

Keberadaan bentangan fairway yang luas dengan rumput lokal sejak awal berdirinya Handara turut berperan sebagai lahan serapan air alami, membantu menyaring dan mengelola aliran air dari pegunungan.

“Handara sendiri mengalami banjir hampir setiap tahun. Ini adalah risiko hidup dan berusaha di kawasan pegunungan seperti Pancasari, terlebih dengan meningkatnya curah hujan sebagai dampak perubahan iklim global. Kami memilih untuk fokus pada pemulihan dan kepedulian sosial, bukan membangun narasi saling menyalahkan,” jelas Manajemen Handara

Handara memandang bahwa upaya membangun opini publik yang menyederhanakan bencana alam menjadi tuduhan sepihak tidak mencerminkan itikad baik serta berpotensi menyesatkan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi terakhir kepada publik. Ke depan, Handara akan tetap berfokus pada operasional yang bertanggung jawab, keberlanjutan lingkungan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat Pancasari.

wartawan
RED
Category

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Melaspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Melspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi, Desa Dauh Puri Kauh bertepatan dengan Anggara Kasih Julungwangi, Selasa (2/6/2026). Upacara tersebut dilaksanakan lantaran proses renovasi bangunan wantilan tuntas dilaksanakan dengan bantuan hibah dari Pemkot Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026, Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Manfaatkan Berbagai Kemudahan Aplikasi JKN

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan, maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai aplikasi JKN yang menghadirkan kemudahan. Aplikasi tersebut khususnya adalah layanan tanpa tatap muka seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Via WA (Pandawa).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.