Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir, Jalur Nasional Denpasar-Gilimanuk Lumpuh Total

Bali Tribune / MELUAP - DAS Tukad Bilukpoh kembali meluap pada Minggu malam. Bahkan lokasi ini menjadi titik paling parah diantara lokasi banir lainnya. Banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan banjir sebelumnya.
balitribune.co.id | Negara - Hujan deras yang terjadi di wilayah hulu Minggu (17/10) membuat debit air sejumlah daerah aliran suangai (DAS) di Jembrana meluap. wilayah permukiman pun tergenang. Salah satu titik terparah adalah di sekitar DAS Tukad Bilukpoh. Selain menerjang permukiman warga dua desa di Kecamatan Mendoyo, luapan air tukad Bilukpoh kali ini kembali menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional Denpasar-Gilimanuk lumpuh total.
 
Tidak ada yang menyangka akan terjadi musibah banjir pada Minggu malam. Pasalnya wilayah Jembranaw seharian tidak terjadi hujan. Namun warga dibuat panic dengan debit air sungai yang meningkat signifikan hingga menerjang permukiman pada Minggu malam. Seperti yang terjadi di DAS Tukad Bilukpoh. Air sungai mulai meningkat sekitar pukul 20.30 Wita. Warga yang bermukim di sekitar DAS Tukad Bilukpoh baik di Desa Penyaringan maupun Kelurahan Tegalcangkring berupaya mengevakusi barang-barang berharga ke lokasi yang lebih tinggi.
 
Pantauan di lokasi saat kejadian, air mulai meluap kepermukaan jembatan  pukul 22.47 Wita. Arus lalu lintas di Jalur Nasional Denpasar-Gilimanuk pun terputus total. Bahkan banjir kali ini lebih parah dibandingkan banjir sebelumnya pada penghujung tahun 2019 lalu. Wilayah yang diterjang banjir hingga sekita 300 meter ke arah barat Jembrana. Tinggi permukaan air di badan jalan hingga mencapai dada orang dewasa. Rumah-rumah warga yang pada banjir sebelumnya tidak terkena luapan air, kini ikut terendam. Evakuasi warga pun dilakukan secara spontanitas.
 
Bahkan jaringan kabel baik listrik dan telekomunikasi terputus dan beberapa tiang listrik dan telekomunikasi roboh. Beberapa lansia harus dibopong dan dievakuasi oleh petugas ke Polsek Mendoyo yang lokasinya berdekatan dengan lokasi banjir. Sempat terjadi beberapa kali ledakan jaringan listrik dan pemadaman sehingga menambah kepanikan warga. Bahkan Basarnas menerjunkan rabber boat untuk mengevakuasi salah seorang warga yang terjebak banjir. 
Derasnya arus banjir membuat petugas bersama relawan harus berjibaku menuju lokasi.
 
Wayan Widiana (54) mengaku terlambat evakuasi diri sehingga terjebak di dalam rumah yang jaraknya sekitar beberapa meter di barat Jembatan Tukad Bilukpoh, “kaki saya lagi sakit, mau keluar rumah tapi air di luar sudah tinggi dan deras, terpaksa saya naik dan diam di lantai atas. Beruntung ada petugas yang menjemput,” ungkapnya. Ia pun mengakui banjir kali ini memang lebih parah dibandingkan banjir tahun sebelumnya, “ini diluar prediksi dan jauh lebih besar. Sekarang banjirnya sampai jauh ke barat. Ini juga karena air laut sedang pasang,” ungkapnya.
 
Kendati warga telah berupaya melakukan evakuasi barang-barang berharga, namun tidak sedikit harga benda mereka yang tidak bisa terselamatkan. Selain terendam banjir, banyak barang-barang berharga hanyut. Bahkan sejumlah warga mengaku kehilangan ternak baik babi maupun sapi. Begitupula arus lalu lintas Jawa-Bali di jalur Denpasar-Gilimanuk lumpuh total. Penumpukan kendaraan dari arah barat (Gilimanuk)  hingga di Dangintukadaya, Jembrana. Sedangkan dari arah timur (Denpasar) ekor kemacetan hingga di Tembles, Penyaringan.
 
Untuk mengamankan lokasi, aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar permukiman warga yang terkena banjir. Kapolres Jembrana, I Dewa Gede Jualiana yang memimpin langsung proses evakuasi mengakui kondisi luapan air Tukad Bilukpoh hingga 03.00 Wita masih tinggi, “sudah sempat surut tapi naik lagi. Setelah air surut akan dilakukan penyemprotan material banjir seperti lumpur,” ujarnya.  Ia pun memastikan musibah kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, “semua warga sudah terevakuasi, hanya kerugian material,” ungkapnya.
 
“Personil yang terlibat evakuasi dari kepolisian, TNI, Basarnas, PMI, Tagana dan relawan lainnya serta warga setempat,” imbuhnya Ia pun mengatakan arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk ruas Bilukpoh hingga Penyaringan untuk sementara ditutup, “jalan memang sudah tidak bisa dilewati. Kemungkinan penutupan sehari, di buka kembali setelah pembersihan material banjir. Kami sudah sarankan di Gilimanuk agar kendaraan yang akan menuju Denpasar atau sebaliknya agar melalui jalur Gilimanuk-Singaraja,” tandasnya. 
wartawan
PAM
Category

Lebaran 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Akan Layani 1,1 Juta Penumpang

balitribune.co.id I Kuta - Pergerakan penumpang pada Lebaran 2026 (1447 H) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diprediksi akan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. Diprediksi, pada periode Lebaran 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan melayani sebanyak 1.130.436 pergerakan penumpang dan sebanyak 6.742 pergerakan pesawat.

Baca Selengkapnya icon click

Siap Memukau! Ini Deretan 10 Ogoh-Ogoh yang Melaju ke Final Festival Singasana III

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat kreativitas dan kebersamaan generasi muda Tabanan kembali bergelora menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Sebanyak 10 ogoh-ogoh terbaik karya Sekaa Teruna dari masing-masing kecamatan dipastikan akan meramaikan puncak Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang digelar pada 15 Maret 2026 di pusat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kelating Berswadaya Perbaiki Jalan Jebol

balitribune.co.id I Tabanan - Warga Desa Adat Kelating di Kecamatan Kerambitan berswadaya agar bisa memperbaiki kerusakan jalan di lingkungan Banjar Dauh Jalan yang jebol sebulan lalu. Upaya mandiri yang dilaksanakan pada Minggu (8/3/2026) ini dilakukan lantaran kerusakan tersebut belum mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id I Denpasar -  Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara atau Manggala Utama.

Baca Selengkapnya icon click

Aksi Bersih Sampah Kawasan Danau Batur Libatkan Lima Ribu Peserta

balitribune.co.id I Bangli - Pemkab Bangli terus melakukan upaya dalam hal penanganan sampah. Kali ini, aksi bersih-bersih menyasar kawasan Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari gerakan Bali Bersih Sampah ini melibatkan lebih dari 5.000 peserta dari berbagai unsur pemerintah, pelajar, serta masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.