Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bank Indonesia Dorong Perbankan Perbanyak Salurkan Kreditnya Bagi UMKM

Bali Tribune/ TAHUNAN - Pada pertemuan tahunan Bank Indonesia bertajuk Sinergi, Transformasi dan Inovasi Menuju Indonesia Maju.
balitribune.co.id | Denpasar - Pada pertemuan tahunan Bank Indonesia bertajuk Sinergi, Transformasi dan Inovasi Menuju Indonesia Maju itu, di Denpasar, Senin (16/12), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho meminta kalangan perbankan di daerah tidak perlu "wait and see" lagi dalam menyalurkan kredit bagi UMKM, yang terpenting justru diperlukan akselerasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Bali serta memperbanyak penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil dan menengah di daerah  sehingga perekonomian Bali bisa tumbuh lebih cepat.
 
"Bunga sudah rendah, LTV (loan to value) juga  sudah rendah, semua sudah diberikan kemudahan. Tinggal bank-bank pada 2020, ayo sama-sama memberikan kredit bagi UMKM dan pengusaha," kata Trisno Nugroho mengingatkkan.
 
Apalagi menurut Trisno hal ini didukung kondisi stabilitas sistem keuangan di Bali hingga triwulan IV (Oktober) 2019 juga masih terjaga yang tercermin dari NPL yang rendah dan menunjukkan penurunan, serta likuiditas yang memadai.
 
"Kita patut bersyukur, di tengah ekonomi global yang tidak kondusif, kinerja dan prospek ekonomi Indonesia cukup baik. Stabilitas terjaga, perekonomian tetap berdaya tahan, meskipun sedikit melambat sejalan melemahnya perekonomian global," ucapnya pada acara yang dihadiri para pemangku kepentingan di bidang ekonomi itu.
 
Selain itu, dari sisi stabilitas harga nasional, inflasi pada tahun 2019 tetap terkendali sesuai sasaran 3,5+1 persen, dan karenanya mendukung daya beli masyarakat. 
 
"Inflasi yang rendah, terkendali, dan stabil merupakan syarat bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Pada tahun 2020, inflasi diperkirakan  juga akan tetap terjaga dalam kisaran sasaran yang ditetapkan lebih rendah, yaitu 3,0±1 persen," ucapnya.
 
Sementara itu, lanjut Trisno, jika dilihat kinerja pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali hingga akhir 2019 pun diperkirakan masih tetap tumbuh kuat. Hal tersebut tercermin dari kinerja pertumbuhan ekonomi yang "resilient", dan berada di atas pencapaian ekonomi nasional, di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi tekanan. 
 
"Ekonomi Bali yang sangat bergantung dengan faktor eksternal berupa ekspor jasa dan barang, masih dapat tetap tumbuh tinggi pada tahun 2019 yang diperkirakan sebesar 5,40-5,80 persen (yoy) dan diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi di tahun 2020 dalam kisaran 5,70-6,10 persen (yoy).
 
Pertumbuhan ekonomi Bali terutama ditopang oleh kegiatan konsumsi yang kemudian dapat menopang kinerja ekonomi Bali, di tengah menurunnya kinerja ekspor dan melambatnya kinerja investasi. Kegiatan Pemilu dan stimulus fiskal juga mendorong tetap tingginya konsumsi Rumah Tangga, konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT), dan konsumsi Pemerintah pada tahun 2019.
 
"Masih kuatnya kinerja konsumsi di Bali tidak terlepas dari terjaganya daya beli masyarakat, didukung oleh terkendalinya inflasi di Bali. Koordinasi, sinergi, dan komitmen menjaga inflasi di antara institusi yang terkait yaitu TPID pada tingkat provinsi dan TPID pada sembilan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan menjaga inflasi di 2019, termasuk dengan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi ekspektasi.
 
Di sisi lain, Trisno mendorong pemerintah di enam kabupaten di Bali (di luar Badung, Gianyar dan Kota Denpasar) agar mampu menguasai perdagangan antardaerah di Pulau Bali dari sektor pertanian, perikanan dan perkebunan. Sedangkan Kabupaten Badung, Gianyar dan Kota Denpasar selama ini sudah fokus pada sektor pariwisata.
 
"Selama ini Bali masih banyak 'mengimpor' dari daerah tetangga seperti Jawa Timur, padahal kita di sini memiliki potensi dan kebutuhannya besar. Wisatawan mancanegara saja 6,2 juta jiwa dan penduduk Bali sendiri 4,2 juta jiwa," ucapnya.
 
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan perekonomian Bali sampai saat ini memiliki ketergantungan yang relatif tinggi pada tiga sektor unggulan, yaitu sektor primer, sekunder dan tersier termasuk didalamnya adalah pariwisata. 
 
"Ke depan, pembangunan pariwisata Bali akan menghadapi tantangan yang semakin tidak ringan," ucap Wagub Bali yang akrab dipanggil Cok Ace itu.
 
Menurut dia, perekonomian global yang belum pasti di 2019 telah berdampak pada perekonomian Indonesia. Selain itu, pertumbuhan ekonomi dunia yang menurun drastis pada tahun 2019 dan kemungkinan belum akan pulih pada tahun 2020, berdampak pada perekonomian Indonesia tahun depan.
 
Di sisi lain, Cok Ace juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang telah banyak mengubah perilaku manusia seiring dengan semakin besarnya populasi milenial. 
 
"Konsumen menuntut produk yang murah, cepat dan sesuai selera, sehingga perlu perubahan modal bisnis, dan 'upgrading skill' tenaga kerja. Sinergi, transformasi, dan inovasi adalah tiga kata kunci untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan menuju Indonesia maju.
 
“Indonesia juga harus mampu membangun sistem keuangan digital, sehingga dapat beradaptasi dengan perkembangan keuangan yang serba digital," ucapnya yang juga Ketua PHRI Bali itu.
 
Meskipun perilaku digital masyarakat Bali menunjukkan tren yang meningkat, namun kata Cok Ace, infrastruktur telekomunikasi di Bali belum terbangun secara merata.  
 
Pembangunan infrastruktur yang masif hanya terlihat di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, sedangkan kabupaten lain infrastruktur telekomunikasi yang ada masih jauh dari memadai. Akibatnya, kesenjangan digital sangat nyata terjadi di Bali. 
 
"Oleh karenanya, melalui visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' Pemerintah Provinsi Bali sudah memprogramkan pengadaan Wifi gratis di seluruh Bali, dengan harapan agar masyarakat Bali tidak gagap teknologi serta mampu memanfaatkan peluang-peluang yang terjadi," ujarnya.
 
Pemerintah, lanjut Cok Ace, dipandang perlu untuk terus menelurkan regulasi yang sejalan dengan perkembangan yang terjadi. Hal ini penting untuk mengatur berbagai aspek yang terkait, mulai dari soal ketenagakerjaan, pemasaran produk, hingga soal keamanan konsumen. 
wartawan
Arief Wibisono
Category

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.