Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantaran Tukad Badung Ditata

Sejumlah pekerja saat melakukan penataan bantaran Sungai (Tukad) Badung dengan memasang paving dan batu sikat pada sisi bantaran sungai, Rabu (13/4).

Denpasar, Bali Tribune

Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar mulai melakukan penataan bantaran Sungai (Tukad) Badung di mulai dari bawah jembatan Jalan Gajah Mada.

Penataan berupa paving dan batu sikat di sisi bantaran ini untuk menghilangkan kesan sungai yang kumuh dan jorok menjadi sesuatu yang menarik dan bersih. Selain itu juga sebagai edukasi bagi warga yang berada dekat sungai untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai.

Kadis PU Kota Denpasar I Ketut Winartha, Rabu (13/4) kemarin mengatakan, penataan ini merupakan penataan tahap awal. Dimana panjang bantaran sungai yang ditata baru sekitar 80 meter. “Untuk awal proyek, kami anggarkan Rp198 juta untuk menata di sepanjang bantaran Tukad Badung sepanjang 80 meter.

Ini yang pertama, nanti selanjutnya akan dilanjutkan di anggaran perubahan. Nanti di perubahan kita rancang lagi untuk di bawah Jembatan Gajah Mada ke utara. Sedangkan untuk yang ke selatan kita anggarkan di tahun 2017,” jelasnya.

Dikatakan Winarta, selain di Tukad Badung, pihaknya juga melakukan penataan serupa di alur Tukad Tagtag, tepatnya di sebelah timur SMPN 10 Denpasar. Tahap awal, baik di Tukad Badung maupun Tukad Tagtag, masing-masing ditata sepanjang 80 meter kanan- kiri. Selain pemasangan paving dipadu dengan hiasan batu sikat, di kawasan tersebut juga dilengkapi lampu taman.

Kepala Bidang Pengairan, Dinas PU Denpasar, Ngurah Putra Sanjaya menambahkan, penataan ini selain untuk rekreasi seperti tempat memancing, juga sebagai edukasi bagi warga terutama yang berada dekat dengan bantaran sungai untuk turut menjaga kebersihan dengan tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai.

Dikatakan, tahap awal, baik di Tukad Badung maupun Tukad Tagtag, memang masing-masing ditata sepanjang 80 meter kanan- kiri. Untuk penataan yang lebih panjang di tahun 2017, PU sudah mulai merancang anggaran yang diperkirakan menghabiskan Rp1 miliar. “DED-nya akan mulai kami rancang di Perubahan 2016,”ujarnya.

Sementara itu, adanya penataan sungai yang dilakukan Pemkot Denpasar ini mendapat sambutan positif dari sejumlah warga. Bahkan, warga berharap penataan alur sungai, khususnya yang  melintasi Kota Denpasar dilanjutkan lagi.

Menurut Warga, setelah ditata alur sungai jauh lebih bersih. Selain itu, jalur trotoar yang dikombinasi dengan pemasangan batu sikat, nantinya bisa dijadikan tempat rekreasi, termasuk mancing. “Ya bagus, kalau bisa jangan hanya beberapa meter saja, kalau bisa semua sungai ditata, sehingga warga tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah,” kata salah satu warga, Hendra Wibawa yang ditemui di sekitar lokasi.

Selain penataan alur sungai, tahun 2016 ini Pemkot Denpasar juga menata sejumlah saluran drainase dan pengerukan atau normalisasi sungai. Tiga sungai yang akan dinormalisasi yakni, Tukad Punggawa, Tukad Rangda dan Tukad Mati bagian hilir. Ketiganya mendesak untuk dinormalisasi, karena mengalami pendangkalan. 

wartawan
I Wayan Sudarsana

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click

Topang Kas Daerah, Sektor Kuliner Sumbang Pajak Tertinggi di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus menggenjot penerimaan kas daerah dari sektor pajak. Berdasarkan data hingga 25 Mei 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar tercatat telah mencapai Rp735.353.609.579,63.

Capaian ini setara dengan 41,66 persen dari total target APBD Induk tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.