Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantu Petani, Balitbang Badung Kembangkan Aplikasi “Tanaman Berbicara”

Bali Tribune / TAMARA- Aplikasi TAMARA berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam melakukan monitoring pada tanaman dimana pengguna dapat melakukannya dari jarak yang jauh hanya dengan jaringan internet.
balitribune.co.id | Mangupura - Musim kemarau para petani yang ingin tetap bercocok tanam harus mengeluarkan tenaga dan biaya ekstra melakukan penyiraman secara manual dan memantau kualitas tanah agar tanamannya bisa tumbuh subur. Selain itu, dalam bidang pertanian, petani tidak bisa hanya mengandalkan tenaga tetapi juga diperlukan pemikiran yang cerdas dan kreatif untuk dapat memaksimalkan hasil pertanian tersebut.
 
Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan suatu terobosan terbaru untuk membantu petani agar lebih mudah memantau kondisi tanamannya. Terobosan tersebut pun dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung. Sebagai badan yang membidangi perkembangan teknologi dan inovasidi Kabupaten yang berlambang keris ini, Balitbang merancang suatu teknologi untuk membantu petani menjaga kualitas varietas pertaniannya.
 
Inovasi teknologi pertanian ini disebut dengan istilah ‘TAMAR’ atau Tanaman Berbicara. 
 
Kepala Balitbang Kabupaten Badung, I Wayan Suambara didampingi Kepala Bidang Pengembangan Teknologi dan Inovasi (PIT) Balitbang, I Komang Suantara menjelaskan,  TAMARA ini adalah teknologi pertanian yang dikembangkan menggunakan basis Internet of Things (IoT). “TAMARA didesain untuk mengukur tingkat kelembaban tanah, intensitas cahaya, suhu, unsur hara dari lahan pertanian menggunakan deteksi sensor. TAMARA akan memantau kondisi tanaman setiap saatnya. Apabila kondisi tanah kering maka TAMARA akan secara otomatis berfungsi menyiram tanaman untuk menjaga kelembabannya, demikian juga apabila tanaman kekurangan unsur hara maka aplikasi TAMARA akan secara langung menebar pupuk untuk menjaga kestabilan unsur hara tanaman. Alat ini memiliki tiga fungsi yaitu Observing System, Analyze System dan Text-to-Speech System. Ketiga fitur ini membantu petani untuk memantau, menganalisis dan berbicara dengan tanaman mereka,”ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/12).
 
Lebih lanjut Suambara menjelaksan, aplikasi TAMARA merupakan aplikasi monitoring dan manajemen tanaman otomatis berbasis Internet of Things. Aplikasi TAMARA memungkinkan pengguna untuk mengetahui keadaan tanaman dari jarak yang jauh hanya dengan jaringan internet. Aplikasi dapat menampilkan status dan kondisi tanaman seperti suhu, pH tanah, dan lain-lain melalui antarmuka Android. Teknologi lainnya yang akan diterapkan pada aplikasi yaitu teknologi Artificial Intelligent (kecerdasan buatan) berupa Text to Speech (TTS) dan Speech to Text (STT). “Pengguna dapat memberikan perintah suara pada Aplikasi TAMARA yang nantinya perintah tersebut akan ditanggapi oleh aplikasi. Aplikasi TAMARA akan menampilkan tanggapan berupa teks dan suara kepada pengguna. Teknologi TTS dan STT ini akan memudahkan pengguna dalam menggunakan aplikasi dan membuat aplikasi menjadi lebih seperti manusia serta pintar,”terangnya.. 
 
Untuk alur kerja Aplikasi ini, kata mantan Asisten II Setkab Badung ini,  ketika tanaman dalam keadaan kurang baik seperti kekurangan air, nutrisi, dan lain-lain, sistem akan secara otomatis memberikan aksi perawatan seperti menyiram dan memberi pupuk sesuai dengan keadaan tanaman. Sistem juga akan memberikan notifikasi peringatan kepada pengguna tentang keadaan tanaman. “Sistem akan memperlihatkan status yang detail mengenai keadaan tanaman tersebut seperti pH tanah, suhu, dan lain-lain sehingga pengguna akan mengetahui secara rinci mengenai keadaan tanaman tersebut. Notifikasi juga akan dikirimkan ke pengguna setiap kali sistem memberikan perawatan pada tanaman seperti penyiraman, pemberian pupuk otomatis maupun gangguan hama,”papar Suambara.
 
Sebelumnya pihak Balitbang bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penyuluh Pertanian Abiansemal (BPP) melakukan kunjungan ke BPP Abiansemal dalam rangka pemantauan dan evaluasi Aplikasi dan alat Internet of Things (IoT) TAMARA. “Kedepan peralihan pertanian konvensional menuju pertanian modern harus terus dilakukan agar kualitas varietas pertanian meningkat serta menciptakan kesejahteraan bagi petani sebagai garda utama pangan nasional,” ungkapnya. 
wartawan
ANA
Category

Konflik di Timur Tengah Dapat Berdampak Pada Perguruan Tinggi Pariwisata

balitribune.co.id I Badung - Perguruan tinggi pariwisata mulai mengkhawatirkan dampak dari konflik geopolitik di Timur Tengah jika terjadi berkepanjangan. Pasalnya, ketegangan antarnegara di Timur Tengah akan berpengaruh terhadap terbatasnya pergerakan masyarakat di negara-negara tersebut khususnya yang ingin melakukan perjalanan wisata ke suatu destinasi termasuk ke Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.