Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantu Warga di Pengungsian, Amatra Gelontorkan Seribu Paket Sembako

Gunung Agung
Anggota DPR-RI, AAB Adhi Mahendra Putra (jongkok), bersama warga di pengungsian.

BALI TRIBUNE - Sebagai wujud peduli kepada warga yang mengungsi terkait status awas Gunung Agung, Amatra Peduli Bersama Bulog, Minggu (1/10), menyerahkan bantuan paket sembako serta sejumlah uang untuk mendukung kegiatan dapur warga. Bantuan seribu paket berupa beras, minyak goreng, gula dan kopi di belasan titik pengungsian tersebut diserahkan langsung penggagas Amatra Rumah Aspirasiku yang juga anggota DPR-RI, AAB Adhi Mahendra Putra.

Selain seribu paket sembako, Amatra (Adhi Mahendra Putra) juga menempatkan truk tangki air di Kubu, Karangasem untuk membantu memenuhi kebutuhan air warga di tempat pengungsian. Di lokasi ini warga juga mengaku masih kekurangan MCK. “Kalau kebutuhan lain seperti makanan cukup. Tapi kami tetap ingin dampak Gunung Agung segera berlalu,” ujar sejumlah warga. Mereka mengaku sudah rindu dengan tempat tinggal mereka. Namun karena takut warga akhirnya mengungsi.

“Kalau ini bisa cepat normal, kami ingin pulang, Kasian rumah dan ternak,” kata salah seorang warga yang mengungsi. Adhi Mahendra Putra atau yang akrab disapa Gus Adhi ini mengatakan sangat prihatin dengan kondisi yang dialami warga. Karena itu dia berujar akan terus mengupayakan bantuan bagi warga agar bisa lebih tenang. “Saya mendoakan semoga kondisi Gunung Agung bisa segera normal kembali seperti semula dan warga diberi ketabahan menghadapi semua cobaan ini,” ujar Gus Adhi yang dikenal sangat dekat dengan petani ini.

Roadshow Amatra Peduli Bersama Bulog ini dimulai sejak pagi dari Kota Klungkung. Di Kabupaten Serombotan ini, Amatra menyerahkan bantuan di tiga lokasi yng rata-rata menampung ratusan pengungsi. Dari kota ini, tim Amatra Peduli Bersama Bulog lalu menyusuri beberapa desa di Karangasem dan berakhir dengan penyerahan bantuan di Tejakula. Di bumi panas Buleleng ini, tim menyerahkan ratusan sembako di empat lokasi di Les hingga Tejakula. Di semua tempat, Gus Adhi selalu menyempatkan bertatap muka dengan warga yang menyambutnya dengan semangat.

Bahkan seorang ibu di Desa Pratama cukup lama curhat dengan Gus Adhi yang membuat suasana di penampungan yang berlokasi di rumah warga itu tampak hangat. Di Desa Tegallinggah Kecamatan Karangsem yang menampung 700 lebih warga, Gus Adhi saat menyerahkan sembako langsung diterima kepala desanya, Gede Sudiarsa yang menyatakan sangat berterima kasih atas kepedulian Amatra dan Bulog membantu warga yang sudah cukup lama berada di wantilan kantor desa setempat.

Amatra juga menyerahkan bantuan serupa di Desa Budakeling, sebelum meluncur ke Desa Les dan Tejakula yang juga menampung ribuan warga yang mengungsi hingga di rumah penduduk. Di semua titik pengungsian yang dikunjungi, Gus Adhi yang melakukan dialog dengan warga mendapat masukan kalau mereka ingin segera bisa cepat pulang dan saat ini masih menghadapi kendala fasilitas MCK dan kesehatan.

“Kami sangat memerlukan tempat mandi, cuci dan kakus,” ujar warga pengungsi di Kota Semarapura yang menempati sebuah bangunan bekas bank.Di bangunan berlantai tiga itu, terdapat 223 warga yang mengaku sudah berada di lokasi itu cukup lama setelah lokasi tinggal mereka di sekitar Gunung Agung dianggap berbahaya. Tak jauh dari lokasi itu yakni Banjar Jelantik Kuribatu yang ditempati 338 warga dari Selat Duda ini juga menghadapi kendala yang tak beda jauh. Di setiap lokasi, Gus Adhi menyerahkan bantuan antara 50 paket sembako hingga seratus paket yang didampingi petugas dari Bulog.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Bareskrim Bongkar Pencucian Uang  Bisnis Baju Bekas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali kembali kecolongan. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan besar tindak pidana perdagangan dan pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari bisnis impor pakaian bekas ilegal atau thrift di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan  Pastikan Ketegasan Raperda Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali akar permasalahan alih fungsi lahan di Bali adalah terjadinya ketimpangan pendapatan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk diselesaikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Pulau Serangan, Ipung Segera Ajukan Permohonan Eksekusi

balitribune.co.id | Denpasar - Sengkata tanah di Pulau Serangan Denpasar Selatan (Densel), seorang warga asli Pulau Serangan Sarah alias Hajjah Maisarah yang menggugat PT Bali Turtle Island Development (PT BTID), Walikota Denpasar, Lurah Serangan dan Desa Adat Serangan kembali menang di tingkat kasasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Bumerang Kebijakan Baru, Pemasukan Daerah dari Sektor Pajak Reklame Turun

balitribune.co.id | Amlapura - Pendapatan atau penerimaan pajak daerah dari sektor pajak reklame belum mencapai target, dimana hingga Tahun 2025 berjalan, realisasi pajak reklame baru mencapai 58,93 persen dari target yang ditetapkan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nyoman Siki Ngurah, kepada awak media Senin (15/125) pun tidak menampik terkait hal tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dari DPRD ke Gerakan Koperasi, Suwirta Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kemenpar: Seluruh Akomodasi Dipasarkan OTA Wajib Miliki Izin Usaha

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menegaskan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui Online Travel Agent (OTA) wajib memiliki izin usaha paling lambat pada 31 Maret 2026. Merchant yang tidak memenuhi ketentuan akan dihentikan penjualannya di OТА. Demikian dikutip dari akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.