Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantuan Pusat Tidak Sesusai Kondisi Riil, Sekolah Bagus Dapat Bantuan Perbaikan

Bali Tribune/ INTRUKSIKAN - Bupati Artha mengintruksikan proyek pusat dievaluasi lantaran ada sekolah yang belum seharusnya di rehab justru mendapat bantuan perbaikan.
balitribune.co.id | Negara - Hingga kini masih terdapat sejumlah sekolah yang kelebihan siswa dan kekurangan ruang kelas. Sedangkan bantuan pembangunan ruang kelas baru yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Bali tidak terkoordinasi dengan baik. Sehingga bantuan perbaikan sekolah tersebut terkesan belum tepat sasaran.
 
Salah satu sekolah yang kini kelebihan siswa dan mengalami kekurangan ruang kelas adalah SD Negeri 6 Dauhwaru di Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Bahkan sekolah yang berada di pusat kota tersebut, hingga kini jumlah siswanya selalu melebihi dari kapasitas ruang belajar yang sudah ada. Kendati pada tahun anggaran 2019 telah mendapatkan bantuan berupa rehab sekolah dan pengerjaannya sudah rampung sehingga sudah langsung dapat difungsikan, namun belum mencukupi untuk menampung seluruh siswa. Sehingga kembali harus diusulkan untuk mendapatkan satu ruang belajar lagi.
 
Sedangkan bantuan untuk rehab sekolah yang bersumber dari bantuan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi justru masih ditemukan belum tepat sasaran. Sehingga ada sekolah yang seharusnya belum waktunya mendapat perbaikan justru mendapat gelontoran perbaikan gedung. Seperti yang terjadi di SD Negeri 7 Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Persoalan ini terungkan setelah Bupati Jembrana I Putu Artha sidak ke sejumlah sekolah di Jembrana yang memperoleh bantuan rehab tahun 2019. Ia mengakui bantuan rehab yang diterima SD Negeri 7 Penyaringan tersebut tidak terkordinasi dengan baik.
 
Kondisi di lapangan, sekolah tersebut bangunannya masih dalam kondisi baik. Sedangkan diakuinya masih banyak sekolah yang membutuhkan bantuan. Pihaknya pun berharap Pemerintah Pusat sebelumn menggelontorkan bantuan agar berkordinasi dengan Pemkab Jembrana. “Kalau SD Negeri 7 Penyaringan ini, saya lihat kondisinya masih sangat bagus. Namun demikian SD-SD lainnya masih banyak kondisinya perlu mendapat bantuan. Untuk itu bantuan provinsi melalui anggaran pusat sebelum merealisasikannya semestinya disampaikan kepada OPD yang ada di Kabupaten Jembrana,” ungkapnya.
 
Bupati Artha meminta proyek-proyek yang didanai oleh Pemerintah Pusat melaui Provinsi Bali, khususnya proyek untuk rehab SD agar dilakukan evaluasi, sehingga proyek-proyek yang direalisasikan nanti tidak mubazir. Terkait dengan sekolah yang kekurangan ruang kelas seperti yang terjadi di SD Negeri 6 Dauhwaru, selain pengusulan kembali di tahun 2020 ini agar bisa mendapatkan ruang kelas baru, untuk memperluas areal yang akan digunakan membangun ruang kelas baru, pihaknya juga mengintruksikan bangunan mess di areal sekolah dan ruang belajar yang kini masih rusak agar segera dibongkar. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.