balitribune.co.id | Semarapura - Pasca bencana longsor yang menimpa warga Dusun Kapit, Desa Nyalian, Banjarangkan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama jajarannya yang didampingi oleh Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf Armen, S. Ag., M. Tr. (Han) meninjau lokasi bencana dan menyerahkan bantuan, Kamis (20/10/22 ).
Mereka yang mengalami musibah ini adalah keluarga I Wayan Sudarsana (41), I Made Pasek (60) dan I Made Sudarta (54) yang mengalami bencana tanah longsor pada selasa malam lalu, akibat hujan deras yang mengguyur, sehingga mengakibatkan jebolnya senderan pekarangannya. Bupati Suwirta mengatakan bahwa, selaku Bupati Klungkung di dampingi Dandim 1610/Klungkung, OPD terkait dan perbekel desa memberikan bantuan untuk mengatasi kekurangan akibat terkena musibah longsor dan setidaknya bisa meringankan beban warga.
Menurut Bupati, bantuan yang diserahkan ini berupa peralatan rumah tangga untuk menutupi kebutuhan sehari-sehari warga yang tertimpa bencana. “Apa yang kami berikan ini hanya untuk meringankan, karena yang harus kami tuntaskan adalah bagaimana tindak lanjut penanganan bencana ini,” imbuhnya.
Dandim Klungkung Letkol Inf Armen, S. Ag., M. Tr. (Han) menyampaikan bahwa disamping bentuk sinergitas Kodim Klungkung dengan seluruh instansi dan elemen di wilayah Klungkung, kehadirannya ini merupakan wujud kepedulian serta empatinya terhadap musibah yang dialami oleh warga di wilayah.
Perwakilan korban bencana I Wayan Sudarsana menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 19.30 WITA yang diakibatkan karena hujan deras terus mengguyur dari siang sampai malam hari, mengakibatkan rumahnya terperosok hingga menutupi badan jalan penghubung antara Dusun Kapit dengan Dusun Umanyar di Desa Nyalian. Adapun bagian rumah yang terperosok adalah bangunan dapur dan toilet. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.