Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Pengabenan, Dikhawatirkan Pengaruhi Partisipasi Pemilih

Bali Tribune/I Ketut Udi Prayudi

Balitribune.co.id | Negara - Karya Tawu Agung Pancawali Krama dan Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih akan berakhir Jumat (12/4) besok. Setelah itu dipastikan akan banyak upacara pitra yadnya pengabenan yang tertunda selama empat bulan sejak dimulainya rangkaian karya. Kondisi ini dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap mobilitas pemilih menjelang hari pencoblosan 17 April 2017.

Anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Bali I Ketut Udi Prayudi mengatakan, setelah berakhirnya rangkaian Karya Tawu Agung Pancawali Krama dan Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih, maka di Bali akan banyak dilaksanakan upacara pengabenan bagi keluarga yang sempat mengalami kedukaan selama empat bulan pelaksanaan rangkaian karya.

“Jelas akan banyak pengabenan, karena selama karya kan sempat ditunda pengabenannya. Berakhir karya mereka pasti akan melangsungkan pengabenan. Ini di seluruh Bali” ujarnya.

Banyaknya pelaksanaan pitra yadnya pengabenan pada saat jelang pencoblosan pemilu 17 April 2019 dikhawatirkan akan menyebabkan tingkat partisipasi pemilih turun. Sebab, warga pada hari tersebut sibuk mengurus pitra yadnya pengabenan.

“Saya saja ada keluarga yang ngaben, itu dimulai tanggal 16 April. Kondisi ini akan berpengaruh terhadap kehadiran masyarakat saat pemungutan suara. Banyak umat kita yang akan bergerak ke lokasi lain diluar tempat memilihnya untuk mengikuti prosesi pitra yadnya ini, ada yang pulang ke kampung asalnya. Pelaksanaannya ada yang sampai lebih dari seminggu. Jelas mereka-mereka ini tidak akan bisa memberikan hak pilihnya di TPS tempatnya terdaftar,” paparnya.

Sedangkan pemilih tidak akan bisa pindah TPS karena sesuai Putusan MK terkait pindah pilih sudah berakhir tujuh hari sebelum hari pemungutan suara Rabu (10/4) kemarin. “Putusan MK ini kan sebenarnya memperpanjang masa pindah pilih dari H-3 menjadi H-10, mungkin karena alasan penyiapan logistik. Tapi pindah pilih itu karena sakit, tertimpa bencana alam, sedang menjalani tahanan dan menjalankan tugas saat hari hari pemungutan suara. Jadi   jelas mereka sudah tidak bisa lagi pindah pilih karena jadwalnya sudah berakhir.

“Semoga saja pemilih yang ada di luar tempat terdaftarnya itu bisa menyempatkan waktu untuk datang ke TPS,” jelas Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (Jadi) Bali ini.

Dia berharap kurang dari sepekan menjelang hari pemungutan suara, KPU selaku penyelenggara pemilu perlu ada kebijakan untuk mengakomodir kondisi hak pilih ini. Sehingga seharusnya jangan sampai hak warga negara justru terbentur syarat administrasi seperti ini karena pemilu sarana kedaulatan rakyat. Ini juga akan berdampak pada penyelenggara pemilu dan perolehan suara peserta pemilu baik itu Capres, DPD, DPRRI, DPRD Provinsi dan Kabupaten.

“Memang mungkin ini tidak terpikirkan sejak awak. Tapi jangan sampai kondisi seperti ini justru mengurangi legitimasi pemilu karena partisipasi masyarakat rendah,” ujar praktisi pemilu asal Desa Budeng, Jembrana ini. 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sempat Tertahan di Arab Saudi, Satu Keluarga Asal Jembrana Akhirnya Pulang dengan Selamat

balitribune.co.id I Negara - Memanasnya konflik di  Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan 18 Unit Laptop

balitribune.co.id I Semarapura -  Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Ketut Sujana dan Anggota DPRD Klungkung dapil Banjarangkan I Wayan Widiana menyerahkan bantuan sarana belajar kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Klungkung, Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.