Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Tempat Usaha Alami Kebakaran

Bali Tribune/ PADAMKAN API - Petugas dan warga memadamkan api pada gudang sabut kelapa Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Senin dini hari.

balitribune.co.id | Negara - Hingga pertengahan tahun 2019 ini sudah terjadi puluhan kali kebakaran, salah satunya disebabkan oleh kelalaian. Teranyar, kebakaran pada bangunan tempat usaha, Senin (17/6) dini hari, melanda salah satu gudang sabut kelapa milik Ketut Yudiana (42) warga Banjar Tembles, Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, hinga ludes.  Berdasarkan informasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 Wita di dalam bangunan gudang yang penuh dengan material mudah terbakar, membuat sabut kelapa siap kirim itu ludes terbakar sehingga pemiliknya dipastikan mengalami kerugian tidak sedikit. Kebakaran ini baru diketahui sekitar pukul 03.20 Wita. Salah seorang petugas keamanan gudang, Komang Tambi saat itu mendapati gudang sabut kelapa tersebut sudah dipenuhi kobaran api. Kejadian itu  langsung disampaikan ke rekannya yang lain dan dilaporkan ke pemilik gudang dan langsung ditujukan ke Pemadam Kebakaran.  "Kami mendapat info sekitar pukul 03.00 Wita dan langsung terjun ke lapangan. Dan kami melakukan pemadaman hingga pukul 08.00 Wita atau lima jaman," ujar Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran (Linmas Damkar) Satpol PP Kabupaten Jembrana, I Putu Prana Jaya. Pihaknya mengaku sempat kewalahan memadamkan amukan si jago merah yang mengganas. Untuk penanganan sendiri diterjunkan sekitar tiga armada dengan menghabiskan sekitar 15 tangki air armada damkar. Api baru bisa dipadamkan setelah lima jam proses pemadaman. Dikatakannya, kerugian akibat kebakaran  gudang sabut kelapa seluas sekitar 23 x 35 meter persegi itu ditaksir mencapai Rp 50 juta. Menurutnya, sabut kelapa yang terbakar gudang tersebut sekitar 36 ton.  Ia menyebutkan, selama enam bulan terkahir atau hingga pertengahan Juni 2019 ini, sudah sekitar 26 kejadian kebakaran terjadi di Jembrana. Rata-rata penyebab kebakaran ialah persoalan human error. Di antaranya penyebab itu adalah kelalaian seperti lupa mematikan aliran arus listrik serta meninggalkan dupa menyala usai maturan. Sebelumnya, kejadian kebakaran yang sama menimpa gudang sabut kelapa pada Senin (8/4) malam. Saat itu api baru bisa dinyatakan benar-benar padam setelah lima jam melakukan pemadaman hingga pembasahan titik-titik api.  Selain itu kebakaran juga sempat melanda gudang pengolahan kopra di Banjar Pangkung Languan, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Rabu (13/2) sekitar pukul 12.45 Wita. Kebakaran tempat usaha juga sempat menimpa gudang pabrik kopra milik keluarga Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Cepaka, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan pada Minggu (10/2) pukul 16.30 Wita.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.