Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak yang Gunakan Bahan Jadi dan Stereo Foam, Panitia Lomba Penjor Diprotes Peserta

Bali Tribune/ PENJOR - Peserta Lomba Penjor dari Desa Nusari, Melaya yang mengaku kecewa tampak menurunkan penjornya usai pengumuman juara.
balitribune.co.id | Negara - Kendati diikuti oleh semua desa/kelurahan di Jembrana, namun lomba penjor serangkaian Jembrana Festival HUT ke-124 Kota Negara, Kamis (15/8), diwarnai aksi protes. Selain banyak peserta dari sejumlah desa/kelurahan membawa dan menggunakan hiasan penjor yang sudah jadi, juga panitia dinilai tidak tegas terhadap ketetentuan. Bahkan peserta dari salah satu desa sempat merobohkan penjor yang sudah dipasang di Taman Pecangakan.
 
Berdasarkan pantauan, lomba penjor serangkaian Jembrana Festival HUT ke-124 Kota Negara Kamis kemarin meningkat dibandingkan tahun lalu. Event yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Jembrana ini diikuti oleh 51 desa/kelurahan di Jembrana. Lokasi lomba dipusatkan di Taman Pecangakan Depan Kantor Bupati Jembrana. Seluruh peserta sejak pagi sudah antusias mengikuti perlombaan. Masing-masing regu yang beranggotakan lima orang berpacu dengan waktu hanya beberapa jam untuk membuat penjor setinggi 10 meter.
 
Sejumlah regu mulai pakrimik (ngedumel) ketika memulai tahap penilain proses pengerjaan. Sebab tidak sedikit regu yang membawa payasan (hiasan) penjor yang sudah jadi sehingga tidak membuat dari awal dilokasi lomba. Peserta yang membawa payasan penjor yang diduga membeli ini hanya merangkai saja sehingga bisa selesai lebih awal dibandingkan peserta yang membawa bahan mentah. Bahkan beberapa peserta tampak terlambat untuk menyelesaikan penjornya lantaran harus merangkai bahan-bahan dari awal sesuai kreteria penilaian. Protes kembali muncul ketika waktu penilaian dimajukan.
 
Dari awalnya penilaian lomba yang dimuai pukul 08.00 Wita itu berakhir pukul 15.00 Wita, namun dimajukan lebih awal menjadi pukul 14.00 Wita. Bahkan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara baru memasang penjornya menjelang pukul 15.00 Wita. Salah satu warga Banyubiru yang mendampingi Sekha Truna setempat yang berlomba mengaku kecewa dengan pelaksanaan lomba kali ini. Selain banyak peserta dibiarkan mengikuti lomba menggunakan payasan yang dibawa sudah jadi, juga panitia dinilai tidak tegas terhadap kreteria perlombaan dan penilaian yang telah melalui rapat teknis.
 
“Tadi banyak peserta yang pakai payasan dapat beli, mereka di sini tinggal merakit saja. Kalau kami memang bahan mentah yang kami bawa dan payasan semua kami buat disini. Panitia juga tidak tegas. Waktunya tahu-tahu berubah dimajukan sehingga di luar perencanaan kami. Kami selesaikan sesuai kreteria,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya ini. 
 
Bahkan salah satu peserta, Desa Nusasari sempat protes penilaian juri. Mereka sempat merobohkan penjornya dan mengambil sejumlah payasan yang dipasang. “Masa yang kurang dari 10 meter bisa juara, bisa dilihat penjor kami,” ujar Wayan Siman.
 
Namun pihak dewan juri kukuh dengan penilaiannya. Kordinator Tim Juri Lomba Penjor, Ida Bagus Sulinggih mengaku penilaian telah dilakukan dari awal proses. Pihaknya mengakui memang banyak peserta menggunakan bahan yang sudah jadi. “Kami sesuai kreteria. Sejak awal sudah dinilai, yang bawa bahan jadi sudah tidak dapat nilai proses, Yang pakai stereo foam juga. Sehingga yang dinilai yang membuat dari awal dan waktu juga sudah sesuai kesepakatan,” ujarnya.
 
Lomba Penjor kali ini dimenangkan oleh Kelurahan Dauhwaru sebagai juara I serta Mendoyo Dauh Tukad sebagai Juara II dan Kaliakah juara III. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Curi Sepeda Motor di 3 TKP, Dua Remaja Asal Kodi Diringkus Polisi

balitribune.co.id I Denpasar - Dua remaja asal Kodi, Sumba Barat Daya (SBD) masing-masing berinisial KM (19) dan FBO (21) diringkus anggota Polsek Denpasar Timur (Dentim) karena melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di tiga TKP berbeda di wilayah Denpasar. Penangkapan keduanya berawal dari laporan seorang korban, Juniarto (24) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/37/VII/2026/SPKT/Polsek Dentim/Polresta Denpasar/Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung dan Ketua TP. PKK Hadiri Puncak Perayaan HAN Kabupaten Badung Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) “Swakarya Praba” Kabupaten Badung Tahun 2026, yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disbud Badung Evaluasi Bantuan Dana Upakara dan Aci, Penyaluran Hibah Akan Disesuaikan Status Pura

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung akan mengevaluasi mekanisme penyaluran bantuan dana upakara dan aci untuk memastikan hibah keagamaan diberikan tepat sasaran sesuai tingkatan pura. Evaluasi ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pemberian bantuan.

Baca Selengkapnya icon click

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison, Indosat, IOH, atau Perseroan; IDX: ISAT) kembali membukukan kinerja keuangan dan operasional yang kuat pada semester pertama 2026. Tren positif tersebut menunjukkan bagaimana transformasi berbasis AI mampu memperkuat bisnis Perseroan saat ini sekaligus membangun fondasi dari pertumbuhan digital Indonesia ke depan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Curi Motor Jupiter MX Milik Mantan Majikan, Pria Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Nyalian, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Pelaku yang merupakan mantan karyawan korban nekat melarikan satu unit sepeda motor milik mantan majikannya lantaran tergiur melihat kunci kontak yang tertinggal di garasi rumah.

Baca Selengkapnya icon click

Truk "Over Loading" Masih Marak Lintasi Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id I Tabanan – Kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) terpantau masih marak melintasi jalur nasional Denpasar-Gilimanuk di wilayah Kabupaten Tabanan.

Temuan ini terungkap dalam operasi penertiban gabungan yang digelar Satlantas Polres Tabanan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Jasa Raharja di kawasan Patung Adipura pada Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.