Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bartender Dituntut Mampu Menceritakan Manfaat Bahan-bahan Minuman yang Disuguhkan ke Wisatawan

Bali Tribune / MINUMAN - Bartender membuat, menyajikan minuman dengan bahan baku teh saat kompetisi The Mixology Playoff yang ke-5 di Bali

balitribune.co.id | Kuta - Bartender di Bali dituntut untuk memiliki kemampuan lebih yakni mampu menceritakan (storytelling) ke wisatawan mengenai bahan-bahan dari minuman mocktail dan koktail yang disuguhkan. Pasalnya, dalam pembuatan mocktail dan koktail biasanya bartender akan berkreasi mencampurkan sejumlah bahan baik itu berupa rempah-rempah dan lainnya. 

Campuran bahan dari rempah-rempah ini dianggap perlu diceritakan kepada wisatawan misalnya mengenai manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Demikian disampaikan Agung Yoga dari Asosiasi Bartender Asia saat menjadi juri dalam kompetisi The Mixology Playoff yang ke-5 di Kuta, Badung, Selasa (8/8).

Ia menuturkan, jika barterder menggunakan teh sebagai bahan baku untuk membuat mocktail dan koktail yang dicampur dengan bahan-bahan lainnya termasuk rempah-rempah. Maka, bartender ini harus mampu menonjolkan aroma dan rasa teh. Disamping itu saat menyajikan minuman ke tamu bisa diceritakan terkait latarbelakang menggunakan bahan-bahan campuran lainnya dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh yang mengonsumsi minuman tersebut.  

"Sehingga bisa bernilai jual kalau ada cerita di balik koktail dan mocktail-nya tapi tetap harus lebih menonjolkan aroma dan rasa teh ketika dicampur dengan rempah-rempah, karena teh yang digunakan sebagai bahan baku minuman yang disajikan ke tamu," katanya. 

Seperti yang dikreasikan salah seorang bartender sekaligus peserta kompetisi The Mixology Playoff ke-5, Putu Agus Karang saat ini bekerja sebagai bartender di salah satu resor di Ubud Kabupaten Gianyar. Ia membuat koktail dan mocktail berbahan baku Dilmah Tea produk Sri Lanka yang dicampur dengan aneka rempah-rempah dinamai Maluku 1945. 

"Di minuman ini saya menggunakan teh dicampur rempah-rempah yang saya beri nama Maluku 1945. Kenapa Maluku? Karena Maluku terkenal akan rempah-rempahnya yang hingga kini masih dijuluki Kepulauan Rempah," jelasnya. 

Sementara itu Eliawati Erly, Vice President, Board of Directors PT. David Roy Indonesia (Distributor Dilmah Tea) mengatakan manfaat teh sebagai antioksidan sangat berguna untuk tubuh manusia yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Teh bisa dijadikan bahan baku minuman koktail dan mocktail yang diracik oleh para bartender yang bekerja di hotel, restoran, cafe dan bar. 

Para bartender pun harus mampu mengharmonikan makanan dengan teh. Misalnya, kue yang dibuat dari coklat hitam bisa harmoni dengan Green Tea Moroccan Mint. "Karena dark coklat ada rasa sedikit pahit dan diimbangi dengan minuman teh yang ada rasa mint. Jadi mendapatkan sensasi yang cocok," ungkapnya yang telah 20 tahun mengonsumsi teh.

wartawan
YUE

6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Bali Tribune – Enam kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Senin (8/12) sore.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 Wita tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gimanuk tersebut sempat mengalami kemacetan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Suwung Berfungsi Lokasi Pemrosesan Akhir Sampah Residu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Tekanan Fiskal, Pemkab Buleleng Potong Tambahan Penghasilan ASN

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat mengalami tekanan fiskal (fiscal stress), Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengambil jalan pintas dengan memotong anggaran pengahsilan untuk pegawai. Langkah memotong anggaran penghasilan pegawai (ASN) itu disebut merupakan langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah.

Dalam proyeksi APBD 2026 kekurangan anggaran hingga mencapai Rp 50 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

2025, Kejari Buleleng Terima 10 Laporan Dugaan Korupsi, Mayoritas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng memaparkan capaian penanganan perkara korupsi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang jatuh pada 9 Desember. Sepanjang Januari hingga Desember, tercatat sepuluh laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) telah diterima bidang pidana khusus (pidsus) dari berbagai elemen masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.