Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Dibersihkan, Akses Jalan Kembali Tertutup Material Banjir

Bali Tribune/ PENGERUKAN - Proses pengerukan material yang menutupi akses jalan di wilayah Banjar Ulundanu, Desa Songan, Kintamani, Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Belum tuntas tim gabungan membersihkan ruas jalan di Banjar Ulun Danu Desa Songan, Kecamatan Kintamani dari material yang terbawa saat banjir bandang yang terjadi beberapa hari yang lalu, akses jalan tersebut kembali dipenuhi material berupa lumpur maupun pasir. Karena kembali dipenuhi tumpukan lumpur dan pasir, petugas kembali melakukan pengerukan. 
 
Kabid Sarana dan Prasana Dinas PUPR Perkim Bangli Putu Dedy Upariawan mengatakan pengerukan material yang terbawa saat banjir bandang lalu hampir rampung. Hanya saja Selasa (11/2) siang kembali terjadi hujan. Kemudian jalur yang tadinya sudah dibersihkan kembali tertutup material yang terbawa air. "Kemarin debit air cukup besar, dan saat air surut akses jalan kembali tertutup material berupa lumpur bercampur pasir dengan ketebalan 30 cm,” jelasnya, Rabu (12/2). 
 
Karena akses jalan kembali tertutup maka proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama. "Diulang kembali untuk melakukan pengerukan," ujarnya. Jika hujan kembali turun, tidak menutup kemungkinan banjir kembali terjadi. Begitu pula akses jalan kembali tertutup material yang terbawa air. 
 
Sementara itu, untuk pembersihan material tersebut, kata Putu Dedy diperkirakan pengerjaan tuntas pada Kamis. Diakui, untuk pemberisahan di jalan utama bisa menggunakan alat berat sehingga proses lebih cepat, namun untuk di rumah-rumah warga harus menggunakan alat manual. "Alat berat terbatas pergeraknya, untuk areal jalan menuju perumhana pemberisahan dilakukan secara manual," sebutnya. 
 
Disinggung terkait antisipasi banjir susulan dengan menyiagakan alat berat di Desa Songan, Putu Dedy mengaku masih akan berkoordinasi dengan BPBD Bangli. "Kami koordinasikan kembali, apa alat beratnya ditempat disini atau seperti apa," jelasnya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Buang Sampah Sembarangan di Kemenuh, Pelanggar Dikenai Sanksi Pacaruan

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya diganjar saksi administratif, bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di wilayah Desa Adat kini juga diganjar sanksi adat materiil dan imaterrial. Seperti halnya, seorang warga pendatang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Desa Adat Kemenuh, Sukawati. Selain wajib memenuhi denda  senilai 100 Kg beras, pelanggar ini juga dikenai sanksi pembiayaan upacara Caru Eka Sata.

Baca Selengkapnya icon click

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Serahkan Bantuan Rp 1,4 Miliar untuk Karya Agung Pitra Yadnya Desa Adat Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, menggelar Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) Sawa Pranawa Madya, Metatah dan Nyekah Massal VII Tahun 2026, Selasa (1/9/2026). Kegiatan keagamaan massal yang rutin dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini menjadi momentum penting dalam menjaga tradisi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.