Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Dua Minggu Diresmikan, Railing Tangga Pasar Badung Copot

Bali Tribune/esy
Seorang Ibu dan anaknya menggunakan tangga darurat.

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Pasar Badung mentereng dengan teknologi modern ternyata bukan jaminan mutu. Pasalnya, walau baru dua minggu diresmikan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, tetapi  beberapa sarana di dalam bangunan pasar tersebut sudah dikeluhkan oleh para pedagang.

Pantauan Bali Tribune, Sabtu (2/3) terdapat railing tangga yang menuju ke lantai tiga copot dari dindingnya. Kendati tidak menelan korban jiwa namun sejumlah ibu-ibu pedagang merasa khawatir dengan keamanan mereka.

Menurut keterangan sejumlah pedagang, copotnya railing tangga tersebut terjadi sejak hari Sabtu lalu atau tujuh hari setelah pasar itu diresmikan oleh Walikota Denpasar. Dengan kondisi demikian para pedagang merasa kurang aman saat mengangkut barang dagangannya melewati tangga tersebut.

Para pedagang juga mengeluhkan, di beberapa tangga darurat kurang penerangan sehingga tidak membantu mereka saat mengangkut barang dagangannya terlebih saat jelang dinihari.

Selain itu, lift dan escalator juga sering mati seperti yang terjadi pada hari Sabtu lalu.

“Lift dan escalator mati sejak pukul 08.00 pagi hingga 13.00 siang,” kata sejumlah pedagang.

Lain lagi dengan toilet di lantai 1 hingga lantai 3 terdapat aroma busuk yang tidak tahu dari mana sumbernya. Tetapi menurut pantauan Bali Tribune, di toilet wanita misalnya, yang paling menyebarkan aroma busuk yaitu di lantai 2. Sedangkan di lantai 1 dan 3 agak kurang aroma busuk ketimbang lantai 2.

“Setiap orang yang masuk ke toilet harus menutup hidung rapat-rapat. Jika tidak maka bisa muntah lantaran baunya sangat menyengat,” kata sejumlah ibu-ibu di pasar.

Di semua toilet dilengkapi dengan air kran yang cukup namun begitu masuk ke ruang toilet wanita langsung disambut dengan aroma busuk yang menyengat.

“Penggunaan toilet biasanya dipungut biaya suka rela, ada yang Rp1.000 dan ada juga Rp 2.000. Ada penjaga toilet untuk bersih-bersih,” kata sejumlah pedagang.

Sementara itu, Ibu Ketut seorang pedagang buah, misalnya, mengeluhkan tata letak meja yang menurutnya kurang cocok bagi para pedagang buah. Demikian juga pedagang pakaian, canang, dan kue mengeluhkan hal yang sama seperti ibu Ketut. 

“Omzet penjualan dan keuntungan makin berkurang lantaran masih banyak pedagang yang berjualan di luar pasar. Dengan begitu, pembeli lebih memilih berbelanja di luar daripada masuk ke dalam pasar,” kata ibu Ketut.

“Kami meminta Pemerintah Kota Denpasar segera menertibkan para pedagang yang berjualan di luar pasar. Bila tidak ditertibkan akan berpengaruh pada omzet penjualan kami,” kata Ibu Ketut dan Ibu Ayu, penjual canang. cw/esy

wartawan
habit
Category

Badung Siapkan Rekayasa Arus di Pecatu, Akses Wisata Uluwatu Ditarget Lebih Lancar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan mulai mematangkan rekayasa lalu lintas di kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, sebagai langkah jangka pendek mengurai kemacetan menuju kawasan pariwisata Uluwatu.

Baca Selengkapnya icon click

Wujud Toleransi, Umat Lintas Agama di Denpasar Antusias Ikuti Prosesi Pindapata

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak delapan Bhikku dari Vihara Buddha Sakyamuni menggelar tradisi Pindapata di sepanjang Jalan Gunung Agung, Denpasar, pada Kamis (14/5/2026). Prosesi ini dilaksanakan sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 yang jatuh pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.