Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Baru Enam Bulan Berjalan, Zona Merah Rabies Sudah di Tiga Kecamatan

Bali Tribune/ TUNJUKKAN - Salah seorang korban gigitan anjing rabies di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo tunjukkan luka yang dialaminya.
Balitribune.co.id | Negara - Telah dilakukan upaya pencegahan, salah satunya vaksinasi massal rutin setiap tahun, namun rabies masih menjadi zonosis yang mengancam masyarakat Jembrana. Terbukti dalam semester pertama tahun 2020 ini sudah ada zona merah di tiga kecamatan.
 
Kasus gigitan anjing rabies keempat kembali terjadi di Jembrana. Berdasarkan data yang diperoleh pada Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, Senin (22/6), tercatat kasus teranyar terjadi di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo awal pekan lalu. Berdasarkan penelusuran ada sembilan warga setempat yang menjadi korban gigitan.
 
Mereka digigit anjing peliharaan Putu Agus Eka Putra (30). Anjing yang menggigit masih anakan alias kuluk. Korban gigitan kali ini merupakan satu keluarga.  Sebilan korban gigitan tersebut yakni pemilik anjing dan istrinya Ni Komang Ayu Mei Liarni (29) serta anaknya Putu Kesya Refania yang masih berusia 10 bulan, Komang Udiana (17), Ketut Weter (70),  I Kadek Sunarma (38), Kadek Rizki (3) Putu Dika (9) dan Putu Krisna (9) digigit secara bergiliran.
 
Kasus gigitan diketahui terjadi mulai Senin (15/6) hingga Rabu (17/6) lalu. Setelah menggigit kesembilan warga tersebut, anjing diketahui tiba-tiba mati. Kasus gigtan ini langsung diinformasikan ke aparat desa setempat untuk dilaporkan ke instansi terkait. Petugas medic veteriner langsung melakukan pengambilan sampel otak anjing tersebut untuk dikirim ke Laboratorium Balai Besar Veteriner (BB Vet) Denpasar untuk dilakukan pengujian.
 
Hasil pemeriksaan specimen yang diterima pada Minggu (21/6) lalu menyatakan positif rabies. Berdasarkan pengakuan korban gigitan yang juga pemilik anjing tersebut, sebelum perilakunya menjadi beringas, sepekan sebelumnya anjing yang belum lama dipeliharannya tersebut sempat kontak dan bertengkar dengan anjing liar. Setelahnya anjingnya tiba-tiba menggigit orang-orang yang mendekatinya. Para korban mengalami gigitan pada bagian tangan dan kaki. “Satu keluarga digigit dibagian kaki soalnya anjingnya masih kecil. Padahal sudah sering diajak main tapi sudah dapat penanganan luka dan VAR (Vaksi Antin Rabies) semuanya,” ujar pemilik anjing, Putu Agus Eka Putra. 
 
Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa dikonfirmasi Senin kemarin mengaku akan melakukan vaksinasi massal di Desa Mendoyo Dauh Tukad yang sudah masuk zona merah rabies di Kabupaten Jembrana. “Di Desa Mendoyo Dauh Tukad ini kami rencanakan vaksinasi massal,karena desa ini adalah zona merah. Bulan Februari juga sudah ada kasus positif juga di desa yang sama, teaptnya di Banjar Tengah dan sudah juga dilakukan respon sesuai proptap,” ungkapnya. 
 
Selain dua kasus gigitan di Mendoyo Dauh Tukad, enam bulan terkahir ia menyebut sudah ada dua kasus gigitan lain yakni di Kelurahan Sangkaragung, Jembrana dan di Desa Tuwed, Melaya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Keluarga Tersangka Pengeroyok Maling Ayam di Baturiti Mohon Keringanan Hukuman

balitribune.co.id I Tabanan - Pihak keluarga dari lima warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan maling ayam asal Buleleng berinisial KD alias S memohon keringanan hukuman.

Mereka beralasan aksi tersebut murni merupakan upaya bela diri karena terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD alias S sempat mengancam warga menggunakan senjata tajam.

Baca Selengkapnya icon click

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.