Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bawaslu Bali Sebut ASN Kerap Tampil Vulgar di Hajatan Politik

Bali Tribune / Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna.

balitribune.co.id | GianyarTidak lagi sembunyi-sembunyi, oknum ASN baik pegawai kecil maupun pejabat kerap tampil vulgar dalam hajatan politik. Di Pilkada serentak 2024 ini, posisi pejabat yang strategis inilah yang mendapat perhatian serius jajaran Bawaslu Bali. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali I Putu Agus Tirta Suguna meminta jajaran di Bawaslu Kabupaten/kota untuk lebih memperhatikan kondisi ini.

Putu Agus Tirta Suguna, Minggu (4/8), mengakui jika tentangan Pilkada lebih besar dari pemilu yang bersifat nasional, seperti Pilpres dan Pileg 2024. Apalagi, Bawaslu akan dihadapkan dengan pihak yang sering diajak berkoordinasi, komunikasi dan dekat dalam pergaulan sehari-hari.

"Kami saat ini sedang menelusuri aparatur sipil negara (ASN) yang secara terang-terangan berafiliasi. Mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," terangnya.

Dalam proses pencegahan, pihaknya sudah berulangkali mengimbau pemerintah daerah terkait peran ASN. Terlebih pejabat setingkat sekda selaku pimpinan ASN, yang wajib memberikan contoh.

"Dari pantauan kami, ditemukan satu Sekda yang terang-terangan berpolitik," bocornya.

Terkait sanksi, kata Tirta Suguna, pihaknya tidak berwenang menjatuhkan sanksi. Namun, apa temuan dari penelusuran yang dilakukan pihaknya di lapangan, diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN).

"Kita sampaikan ke KASN, nanti KASN yang menindak sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Disinggung terkait situasi di Kabupaten Gianyar, mantan Ketua KPU Gianyar ini belum bisa memastikan. Menurut dia, dinamika politik di Gianyar sangat dinamis.

"Saat pilres/Pileg, ada beberapa  ASN berafiliasi dengan partai politik. Tapi saat Pilkada ini belum kita temukan," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.