Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

tradisi
Bali Tribune / Peserta antusias mengikuti Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang digelar Disbudpar Buleleng di Wantilan Sasana Budaya dan lingkungan Museum Gedong Kertya

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Sasana Budaya dan kawasan Museum Gedong Kertya. Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan kali ini dikemas lebih fokus dengan mempertandingkan dua kategori, yakni pembuatan wayang kulit dan seni prasi (melukis di atas lontar).

Kepala Disbudpar Buleleng, I Nyoman Wisandika, menjelaskan bahwa penyederhanaan kategori ini bertujuan agar pembinaan seni tradisional tertentu bisa lebih mendalam.

“Tahun lalu ada empat sampai lima kategori lomba. Sekarang kita fokuskan pada dua cabang, yaitu seni membuat wayang dan prasi,” ujar Wisandika, Rabu (16/9/2026).

Meski kategori berkurang, bobot materi yang dilombakan tetap sarat nilai budaya. Pada cabang pembuatan wayang, peserta diminta membuat karakter Sahadewa. Pemilihan tokoh ini sekaligus melengkapi seri pewayangan Pandawa Lima yang diselenggarakan secara bertahap pada tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk cabang wayang ini bisa dibilang episode terakhir serial Pandawa. Tahun-tahun sebelumnya sudah melombakan tokoh Yudhistira, Bima, Arjuna, dan Nakula. Sekarang giliran Sahadewa,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kategori seni prasi, peserta mengusung tema cerita Sutasoma. Keterampilan mengukir cerita bergambar di atas daun lontar ini menuntut ketelitian tinggi, kesabaran, serta penguasaan teknik lukis tradisional Bali. Dalam kompetisi ini, para peserta diberikan durasi waktu selama lima jam untuk menyelesaikan karyanya.

Di balik ajang kompetisi tersebut, Disbudpar Buleleng menaruh perhatian serius terhadap ancaman krisis regenerasi seniman. Minat generasi muda untuk mempelajari pembuatan wayang maupun prasi terbilang sangat terbatas. Oleh karena itu, lomba ini diarahkan sebagai wadah edukasi sekaligus memicu kembali ketertarikan generasi muda terhadap warisan leluhur.

Lomba ini menyasar pemuda rentang usia 15 hingga 25 tahun dari sembilan kecamatan di Buleleng, yang terdiri dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum. Wisandika berharap para peserta yang berpotensi dapat terus dibina secara berkelanjutan setelah kompetisi usai.

“Regenerasi menjadi tantangan utama kami, terutama untuk seni prasi dan pembuatan wayang yang peminatnya makin sedikit. Sebagai instansi yang membidangi kebudayaan, kami berkomitmen untuk terus melakukan langkah perlindungan dan pelestarian,” pungkas Wisandika.

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS, Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Baca Selengkapnya icon click

UMKM Binaan BI Bali Raup Peluang Ekspor di KKI 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 terus membuka peluang baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Melalui program "business matching", UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bali Honey, berhasil menjalin kesepakatan dagang dengan calon pembeli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id I Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click

Wamenkes RI Kunjungi Pustu Dauh Puri

balitribune.co.id I Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elvin Elyas, S.Sos.,M.Si beserta jajaran ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.