Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“BBF 2018” Hibur Wisatawan Domistik dan Mancanegara

Bali Blues Festival
BLUES – Sejumlah wisatawan domistik dan mancanegara tengah rilek menyaksikan persiapan jelang pembukaan “Bali Blues Festival 2018” di Peninsula, kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (11/5).

BALI TRIBUNE - “Bali Blues Festival 2018” (BBF) yang tercatat sebagai salah satu even blues festival dunia diselenggarakan di Asia Tenggara ini dibuka secara resmi, Jumat (11/5) di Peninsula, kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

BBF yang diselenggarakan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, berkolaborasi dengan Pregina Art and Showbiz dan Kementerian Pariwisata ini berlangsung selama dua hari (11-12 Mei 2018). Even musik internasional itu juga menghibur para wisatawan domistik dan mancanegara yang tengah berlibur dan bermalam kawasan di The Nusa Dua dan sekitarnya. Menampilkan sejumlah musisi ternama dari dalam dan luar negeri.

Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan saat pembukaan “BBF 2018” mengatakan, dari dalam negeri, deretan artis yang menggebrak panggung BBF tahun ini antara lain, Rama Satria, Gugun Blues Shelter, Dikta Wicaksono, Ginda Bestari, Jakarta Blues Factory, dan Bluesmates dari Surabaya, serta sejumlah musisi kenamaan Bali, seperti Crazy Horse Bali Floyd, The Hydrant, Ubud Bluesers, Sunburst, dan North Bali Crossroad.

"Sedangkan musisi mancanegara yang ikut bergabung adalah Fernando Noronha, gitaris dan komposer musik blues ternama dari Brazil Ronaldgang," katanya, seraya berharap, dengan kehadiran sejumlah musisi kenamaan dalam dan luar negeri ini dapat mengikuti kesuksesan penyelenggaraan BBF pada tahun-tahun sebelumnya.

Dia pun manargetkan festival musik ini akan menyedot 5 ribu penonton, baik asing dan domestik serta lokal. "Selama dua hari penyelenggaraan BBF yang dilengkapi berbagai stand kuliner ini dibuka pada pukul 17.00 Wita dan berlangsung sampai pukul 22.00 Wita," terang Wirawan.

Pihak penyelenggara memberikan fasilitas gratis atau tanpa perlu membeli tiket masuk bagi para tamu yang menginap di hotel-hotel kawasan The Nusa Dua selama periode festival berlangsung. Begitu pula dengan penumpang Garuda yang terbang ke Bali pada periode 4-12 Mei 2018 dapat menggunakan boarding pass sebagai tiket masuk festival.

Hari pertama BBF 2018 diawali dengan kegiatan Open Blues Clinic oleh Ginda Bestari, disusul penampilan Senior High School Blues, Malaysian Blues Brother, The Hydrant,Fernando & Ronaldgang, Jakarta Blues Factory & Dikta Wicaksono, serta penampilan pamungkas Gugun Blues Shelter.

Sedangkan pada hari kedua dimulai dengan penampilan Sunburst & Sundown Jam, disusul dengan Bali Guitar Club, Blues Mates, Crazy Horse, Gunda Bestari & Sound of Mine, Rama Satria. Pada penghujung acara akan diisi oleh 2 stages jam, di mana seluruh musisi yang tampil pada “BBF 2018” akan tampil berbarengan pada satu panggung.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.