Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BBM Naik Sopir Angkutan Umum Menjerit

Bali Tribune / BBM - Sopir angkutan umum Dewa Made Gunawan mengaku tidak mengetahui pemerintah telah mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi pada Sabtu (3/9).
balitribune.co.id | SingarajaSehari pasca pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berubsidi memantik beragam respon. Mayoritas respon masyarakat mengaku keberatan karena menganggap kebijakan tak populer itu akan memicu kenaikan biaya hidup yang semakin mahal. Bahkan yang lebih konyol sejumlah sopir angkutan umum mengaku tidak mengetahui pemerintah telah mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi pada Sabtu (3/9).
 
“Pemerintah sebelumnya tidak melakukan sosialisasi malah seenaknya menaikkan harga BBM. Entah apa jadinya setelah ini sebab selama ini hidup kami sudah cukup sulit penumpang sepi,” ucap I Dewa Made Gunawan (65) salah satu sopir angkutan umum Singaraja-Gilimanuk saat ditemui ditempanya ngetem, Minggu (4/9).
  
Gunawan mengaku akibat kenaikan harga BBM tentu akan membuat kondisi akan semakin sulit. Pasalnya, selama tiga hari belakangan nyaris ia tidak mendapatkan penumpang karena kondisi memang sepi. Dan setelah harga BBM dipastikan naik kondisi akan semakin sepi dan itu akan mengancam keberlangsungan hidup buat dirinya dan keluarga.
 
“Kami ini orang kecil. Sudah tiga hari tidak dapat penumpang. Saya antre dari jam 5.00 wita pagi hingga jam 09.00 wita belum juga ada penumpang. Bagaimana ini, tidak naik saja (BBM) sudah sulit apalagi naik, pasti akan tambah sulit,” keluhnya.
 
Gunawan yang mengaku pensiunan guru tersebut mengatakan, ia mengandalkan sebagai sopir angkutan umum setelah pensiun untuk meringankan beban hidup yang makin berat. Namun faktanya selama ini penghasilan yang didapatkan belum bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Bahkan katanya, kendaraan angkutan jenis isuzu yang ia pakai masih menunggak pembayaran pajak selama tiga tahun.
 
Dengan kenaikan BBM ini akan menjadi dilema buatnya karena akan menambah cost operasional dari pembelian solar. Sementara kendaraan harus jalan terus kendati penumpang belum tentu ada. “Semakin hari negara kok semakin parah, katanya Indonesia negara kaya raya,” ucapnya menerawang.
 
Hal yang sama disampaikan Made Redana (57). Sopir angkutan umum ini mengaku tidak ada pilihan lain kecuali pasrah. Ia melakukan kalkulasi atas kenaikan harga BBM itu yang akan memicu kenaikan tarif angkutan. Kendati belum ada pengumuman tarif resmi dari induk organisasinya (Organda) namun ia akan meminta tambahan ongkos kepada penumpang.
 
“Untuk menutup biaya operasional satu-satunya cara ya naikkan ongkos penumpang. Bayangkan sehari kami beli solar 30 liter untuk bolak balik Singaraja-Gilimanuk padahal belum tentu ada penumpang,” ujarnya.
 
Sebelumnya pemerintah telah secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. BBM jenis Solar Subsidi dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter. Begitu juga Pertalite, dari Rp 7.650 menjadi Rp 10 ribu per liter. Pertamax non subsidi dari Rp 12.500 per liter, menjadi Rp 14.500 per liter.
 
Atas kenaikan itu Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah (pemda) mengelola dana sebesar Rp 2,17 triliun untuk bantuan kepada masyarakat yang terimbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Disebutkan, anggaran yang bersumber dari dana transfer daerah itu dapat digunakan pemda sebagai bantuan untuk para pengemudi angkutan umum, ojek online (ojol), maupun para nelayan.
 
Atas permintaan presiden itu, Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengaku belum membuat skema dan format model bantuan untuk masyarakat terdampak terutama para pengemudi angkutan umum, ojek online (ojol), maupun para nelayan.
 
“Baru juga diumumkan presiden. Kita belum siapkan skema dan formatnya namun kita masih menunggu modelnya untuk menyiapkan dana yang bersumber dari APBD,” tandasnya.
 
wartawan
CHA
Category

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.