Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bebek Timbungan Diminati Wisatawan, Pasokan Bahan Baku Terbatas

Bali Tribune/ menu bebek timbungan yang ditawarkan salah satu restoran kuliner Bali di Badung

Bali Tribune, Badung - Daging bebek yang dimasak secara tradisional dengan menggunakan bambu, dibalur bumbu Bali dikhawatirkan akan punah. Pasalnya hanya segelintir generasi yang tahu mengenai keberadaan kuliner bebek timbungan yang merupakan makanan asli Desa Luwus, Tabanan.  Olahan bebek ini pun kembali dikenalkan ke masyarakat lokal Bali dan wisatawan oleh Restoran Bebek Timbungan di seputaran Jalan Sunset Road, Badung. Makanan yang satu ini diolah dan disajikan dengan cara tradisional. Meski tidak hanya bebek, biasanya daging ayam dan ikan serta nasi juga dimasak timbungan.   Setelah beroperasional selama 3 bulan, restoran yang menyajikan menu utama bebek timbungan tersebut mendapat respon positif dari wisatawan. Demikian disampaikan Chef Bebek Timbungan, Ida Bagus Udiana saat grand opening yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Minggu (17/2).  Diakuinya disetiap kabupaten maupun desa di Bali memiliki warisan-warisan kuliner salah satunya adalah bebek timbungan. Menu makanan asli Bali tersebut mulai tren dilakangan wisatawan domestik yang datang ke Pulau Dewata. "Kunjungan wisatawan ke restoran ini untuk menikmati bebek timbungan sangat bagus, respon juga bagus. Setiap menu kita coba berikan deskripsi, ada penjelasan dari mana asalnya kuliner ini dan kenapa kita sajikan," jelas Udiana.  Dia menceritakan, bebek timbungan sudah dikenalkan lewat bisnis restoran sejak 2 tahun lalu. Pada awal pengenalan menu itu, dalam sehari hanya laku 1-2 ekor. Namun saat ini pihaknya melayani hingga 3 ribu ekor bebek timbungan setiap bulannya. "Kami pun mencari petani yang mau serius beternak bebek yang bisa dikonsumsi. Sekarang kami kurang bebek. Kami sampai kewalahan untuk membeli bebek. Bebek betina yang muda tidak kami potong menjaga keberlangsungan bebek, yang kami pakai adalah pejantan," tuturnya. Sementara itu Director Bebek Timbungan, Wieok Susanto mengatakan, menawarkan makanan lokal Bali karena berkomitmen untuk melestarikan warisan-warisan budaya Nusantara khususnya di Bali. Sebab kata dia, Bali merupakan salah satu destinasi wisata gastronomi dari Kementerian Pariwisata. Dengan demikian, mempopulerkan kuliner lokal itu untuk mendukung ide dari Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan bahwa sekarang ini pariwisata maupun ekonomi kreatif memang menempati posisi yang sangat penting. Dari data yang ada, untuk pariwisata, sebanyak 30-40 persen spending atau pengeluaran orang adalah di kuliner. Sedangkan, kuliner menempati 40 persen dari ekonomi kreatif di Indonesia.  "Sebanyak 40 persen merupakan kuliner, 20 persen fashion dan 15 persen craft. Dari 40 persen kuliner, pertumbuhan bisa lebih dari 20 persen," sebut Arief. Dia menyebutkan, kuliner merupakan bisnis yang sempurna karena porsinya yang besar hingga 40 persen. Selain itu, pertumbuhannya serta keuntungannya juga besar. Namun diakuinya, tantangan kuliner Indonesia saat ini yakni belum memiliki national food. Hal itu disebabkan karena di Indonesia terlalu banyak makanan khas di daerah-daerah. Kementerian Pariwisata menetapkan 5 national food, yang pertama soto, sate, nasi goreng, gado gado dan yang terbaik adalah rendang.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Lonjakan Pendaftar Warnai H-2 HMC 2026 di Bali: Ajang Modifikasi Terbesar Masuki Edisi ke-12

balitribune.co.id | Denpasar - Dua hari menjelang pembukaan resmi (H-2), pendaftaran peserta ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026, tercatat mengalami peningkatan pesat. Mall Bali Galeria, Denpasar, secara resmi terpilih menjadi lokasi pembuka putaran pertama yang akan dihelat pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Lintas Negara: Akademisi INSTIKI Kembangkan Aplikasi Belajar Pemrograman Berbasis Mobile di Okayama University Jepang

balitribune.co.id | Denpasar – Era pendidikan digital menuntut fleksibilitas tanpa batas. Menjawab tantangan tersebut, akademisi asal Indonesia baru-baru ini sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala internasional di Distributed Systems Laboratory, Okayama University, Jepang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Pengeroyokan Maut di Tabanan, Polisi Periksa 30 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

balitribune.co.id | Tabanan - Penyidik Polres Tabanan terus mendalami kasus pengeroyokan maut terhadap terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi. Tidak hanya itu, penyidik juga melibatkan ahli pidana untuk memperkuat konstruksi hukum terhadap lima orang tersangka yang saat ini ditahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Diterapkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Resmi Disterilisasi

balitribune.co.id | Negara - Sterilisasi kini telah diterapkan secara penuh pada pelabuhan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Sterilisasi pelabuhan ini secara serentak diimplementasikan bersama empat pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar pada Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mekanisme Menabung Membantu Peserta JKN Menyiapkan Dana Iuran

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak sedikit peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.