Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beh, Ring River Puspem Tak Terawat, Sepanjang 325 Meter Airnya Keruh Berlumpur

Bali Tribune/ KUMUH - Ring river di kawasan Puspem Badung airnya kumuh penuh lumpur. Padahal, sungai buatan ini dibangun dengan anggaran Rp 5,4 miliar untuk mempercantik kawasan Puspem Badung.
balitribune.co.id | Mangupura - Baru setahun, sing river di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung mulai tak terawat. Sungai buatan yang mengelilingi bagian barat Puspem tersebut airnya keruh dan berlumpur. Praktis, sungai sepanjang 325 meter yang dibangun dengan anggaran Rp 5,4 miliar itu kondisinya sangat memprihatinkan. Selain dipenuhi lumpur dan air kerus, aliran air juga mulai tidak lancar lantaran dipenuhi sedimen lumpur.
 
“Iya, kelihatan kumuh. Air keruh dan penuh lumpur,” ungkap seorang pegawai yang enggan namanya dikorankan, Jumat (10/1/2020).
 
Menurut pegawai tadi, kumuhnya sungai buatan ini disebabkan oleh musim hujan. Air yang bersumber dari aliran irigasi persawahan di luar puspem tak terkontrol saat musim hujan. Sehingga tidak hanya lumpur, sampah pun ikut masuk ring river.
 
“Yang jelas kurang dirawat,” katanya.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba yang dikonfirmasi tak menampik kondisi tersebut. Namun ia menyebut pemeliharaan ring river kini sudah diserahkan ke Bagian Perawatan dan Perlengkapan (Perwat) Setda Badung.
 
“Itu karena alirannya langsung dari irigasi subak. Sehingga sebagian lumpur juga terkadang terbawa air,” ujarnya.
 
Sebenarnya, dalam instalasi sungai tersebut sudah ada penyaringan air dan bak pengendapan lumpur. Namun, tidak bisa seratus persen, mengingat terkadang air yang keruh juga membawa material lumpur. Air yang keruh ini kemudian menghasilkan endapan lumpur. 
 
“Sudah ada (penahan lumpur, Red), tapi masih ada endapan” kata Surya Suamba.
 
Meski pengelolaan ada di bawah Bagian Perlengkapan dan Perawatan (Perwat), pihaknya akan membantu melakukan penyedotan endapan tersebut. Sehingga ring river kembali bersih. “Kami akan lakukan penyedotan. Besok ( hari ini) petugas akan turun,” tegasnya.
 
Untuk penyedotan lumpur, imbuh dia, sebenarnya rutin dilakukan tiap enam bulan sekali. “Tiap enam bulan kami lakukan penyedotan. Sekarang sudah ada endapan, berarti sudah saatnya dilakukan penyedotan kembali,” jelasnya.
 
Ring river yang bertujuan untuk mempercantik kawasan Puspem ini dibangun tahun 2018 dan baru selesai awal tahun 2019 dengan anggaran Rp 5,4 miliar. Ring river ini  memiliki panjang 325 meter dengan kedalaman 1 meter dan lebar 2 meter. 
wartawan
I Made Darna
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.