Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bela Adik Malah Dibogem Beramai-ramai

Bali Tribune/ TKP – Suasana tempat kejadian perkara pengeroyokan.



Balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pengeroyokan terjadi di Gianyar dalam beberapa hari belakangan. Kali ini, pelapornya adalah YK (37) asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ia bermaksud mencari orang yang telah menampar adiknya namun justru menjadi bulan-bulanan sejumlah orang tak dikenal di depan warung tuak di Banjar Margasengkala, Bedulu, Blahbatuh, Senin (29/1/2024) malam.

 

Dari keterangan yang dihimpun Bali Tribune, Selasa (30/1/2024), kejadian ini berawal dari tamparan di bagian wajah  I yang merupakan adik YK oleh orang tidak dikenal di warung tuak. Saat itu I sedang membeli tuak untuk dibungkus. Tidak terima ditampar, I kemudian mengadu ke kakaknya YK.  YK yang tidak terima atas perlakuan yang diterima I itu lantas  mengajak sejumlah temannya ke warung tuak untuk mencari pelaku penamparan itu.

 

Hingga di warung tuak, YK lantas menanyakan keberadaan orang yang menampar adiknya. Oleh pedagang tuak, ia disuruh untuk menunggu di luar warung. Sekitar lima menit menunggu, kemudian dari dalam warung keluar empat orang tak dikenal. Tanpa basa-basi mereka lantas menendang korban. Merasa terdesak, korban berusaha lari, namun tetap dikejar oleh beberapa orang, dan akhirnya ia kembali dipukul hingga akhirnya ada seseorang  melerai dan menyuruh korban untuk meninggalkan lokasi kejadian.

 

Kasatreskrim Polres Gianyar AKP M Gananta ketika dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kasus pengeroyokan tersebut. Kata dia, berdasarkan keterangan adik korban, persoalan tersebut berawal dari saling lihat antara seorang pelaku dan adik korban. "Korban dan pelaku tidak saling kenal. Saat ini kasus masih diselidiki. Sejumlah pelaku sudah kita amankan untuk dimintai keterangan," ujar AKP Gananta.

wartawan
ATA
Category

Komisi II DPRD Buleleng Evaluasi TPS3R, Dorong Desa Optimalkan Pengelolaan Sampah

balitribune.co.id I Singaraja - Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Buleleng. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Dinas PUPRPerkim, Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta perwakilan perbekel se-Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Gajah Mada Ditata, Ratusan Pedagang Pasar Senggol Direlokasi Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menuntaskan persiapan tempat sementara bagi 181 pedagang Pasar Senggol di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria. Relokasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 mendatang sebagai langkah awal rencana penataan Jalan Gajah Mada. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (19/5/2026), tempat sementara bagi masing-masing pedagang sudah disiapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Permintaan SKKH Sapi Kurban Keluar Bali Lewat Tabanan Meningkat

balitribune.co.id I Tabanan - Permintaan SKKH atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan untuk ternak sapi di Dinas Pertanian (Distan) Tabanan meningkat jelang Idul Adha 2026. Permintaan catatan kesehatan ternak itu seiring meningkatnya jumlah pengiriman sapi Bali keluar pulau Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Soal Kasus Bukit Ser, LSM Genus Ultimatum Polres Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - LSM Gema Nusantara (Genus) mendesak Polres Buleleng segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat permohonan tanah negara di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Jika tidak ada perkembangan dalam waktu dekat, Genus mengancam akan menggelar aksi besar-besaran hingga melayangkan somasi kepada Kapolres Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rupiah Terus Melemah, PHRI Karangasem Khawatir Biaya Operasional Hotel dan Restoran Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang saat ini yang berada hingga ke level Rp. 17.700 per-Dolar, mulai mengundang kekhawatiran bagi dunia usaha utamanya di sektor pariwisata. Pasalnya, anjloknya nilai tukar rupiah tersebut akan memicu berbagai gejolak perekonomian termasuk di dunia industri pariwiata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.