Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belanja Badung Naik Rp1,56 Triliun, Golkar Minta Serapan Anggaran Dipercepat

fraksi
Bali Tribune / Ketua Fraksi Golkar IGN Shaskara saat menyerahkan PU Fraksi Golkar DPRD Badung pada rapat paripurna, Jumat (11/9/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Badung meminta pemerintah daerah mempercepat serapan anggaran menyusul kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,56 triliun.

Catatan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Golkar DPRD Badung I Gusti Ngurah Shaskara, SE., MM, dalam Rapat Paripurna DPRD Badung, Jumat (11/9/2026). Fraksi Golkar pada prinsipnya mendukung kebijakan Perubahan APBD 2026, namun meminta peningkatan belanja diikuti pelaksanaan program yang cepat dan tepat sasaran.

Dalam Ranperda Perubahan APBD 2026, belanja daerah dirancang mencapai Rp13,089 triliun. Angka ini meningkat Rp1,562 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD Induk 2026 sebesar Rp11,527 triliun.

Sementara pendapatan daerah dirancang sebesar Rp10,504 triliun, naik Rp170,116 miliar atau 1,65 persen dari APBD Induk sebesar Rp10,334 triliun. Dengan struktur tersebut, defisit anggaran mencapai sekitar Rp2,584 triliun yang ditutup melalui pembiayaan daerah, termasuk SiLPA dan pinjaman daerah.

Shaskara menyoroti realisasi belanja yang masih rendah hingga Semester I 2026. Realisasi Belanja Daerah baru mencapai 30,39 persen, sedangkan Belanja Modal baru terealisasi 19,46 persen. Padahal, alokasi Belanja Modal dalam Perubahan APBD 2026 meningkat menjadi Rp4,826 triliun dari Rp3,489 triliun.

“Diharapkan para OPD Pengguna Anggaran agar melakukan akselerasi serapan anggaran supaya terjadi eksekusi anggaran sesuai dengan target waktu yang ditentukan,” kata Shaskara.

Selain serapan belanja, Golkar juga meminta OPD penghasil mengoptimalkan pendapatan daerah. Hingga Semester I 2026, realisasi pendapatan baru mencapai Rp4,422 triliun atau 42,80 persen dari anggaran induk. Fraksi Golkar meminta proyeksi pendapatan disusun berdasarkan data dan dievaluasi secara berkala.

Golkar juga menyoroti optimalisasi pajak sektor pariwisata, penanganan piutang dan tunggakan pajak, serta evaluasi penempatan pegawai pada OPD penghasil. Di sisi pembiayaan, penggunaan SiLPA dan pinjaman daerah diminta tetap memperhatikan keberlanjutan fiskal serta diarahkan untuk pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski memberikan sejumlah catatan, Fraksi Golkar menyatakan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Badung Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda setelah mendapatkan penyelarasan dari Pemerintah Provinsi Bali.

wartawan
ANA
Category

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.