Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Siswa SDN 1 Temesi Keracunan

keracunan
KERACUNAN – Sebanyak 15 siswa SDN 1 Temesi mengalami keracunan, Senin kemarin diduga setelah mereka meminum es susu yang dijual di kantin sekolah tersebut.

BALI TRIBUNE - Belasan siswa Sekolah Dasar Negeri  1 Temesi, Gianyar dilarikan ke UGD RSU Sanjiwani Gianyar, Senin (7/5). Mereka  menderita gejala keracuan dengan keluhan sakit perut, sakit kepala dan muntah-muntah. Mereka diduga keracunan usai meminum es susu olahan di kantin sekolah setempat. Pantauan Bali Tribune, satu-per satu siswa itu dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSU Sanjiwani. Para korban langsung diinfus untuk menetralisir racun dalam tubuhnya. Hingga akhirnya keluhan sakit para siswa mereda, hanya saja mereka masih terlihat lemas. Sebagian siswa yang sudah mendapat penanganan awal langsung diarahkan ke bangsal untuk menjalani rawat inap. Sementara para orangtua siswa yang awalnya cemas dengan kondisi anaknya, sudah  mulai terlihat tenang. Mereka berharap kondisi anaknya segera pulih, terlebih menjelang  ulangan umum. “Saya tidak menyalahkan siapa, kami cuma ingin anak-anak segera pulih, itu saja,” terang salah satu orangtua siswa.     Wakil Direktur RSU Sanjiwani, dr. AA Oka Beratha yang memimpin penanganan menyebutkan, hingga Senin siang, tercatat 15 siswa menderita gejala keracunan. ”Anak-anak ini mengeluhkan sakit perut, sakit kepala dan muntah-muntah,” ungkapnya. Dari keterangan para korban, sebutnya,  sebelum mengeluh pusing dan sakit perut, sejumlah siswa sempat mengonsumsi es susu olahan  yang dibeli di kantin sekolah. Namuan syukurnya,  secara umum kondisi korban keracunan sudah membaik.  “Namun, mereka wajib  menjalani rawat inap untuk pemulihan sekaligus menjalani proses observasi,” terangnya. Atas musibah ini, pedagang kantin, Ni Nyoman Karmi (65) asal Banjar Pagesangan, Desa Temesi,  yang menjual minuman, hari itu juga  didatangi petugas Dinas Kesehtan dan kepolisian.  Terungkap jika pedagang kantin baru pertama kali menjual es susu cokelat olahan. Tiba di lokasi, semua sisa minuman yang diduga menjadi penyebab musibah itu, dikumpulkan sebagai sampel untuk diperiksa ke lab. “Kadatangan kami ke kantin sekolah ini untuk memastikan penyebab keracunan massal yang menimpa belasan siswa,” terang Kanit Reskrim Polsek Kota Gianyar, Iptu I Wayan Sujana. Sementara  I Nyoman Karmi,  pedagang kantin yang menjual minuman es susu olahan, meyakini jika minuman yang dijualnya layak konsumsi. Selain air baku sudah direbus,  banyak siswa  termasuk cucunya yang mengonsumsi juga, tapi  tidak mengeluh pusing. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan hingga ke kediaman Karmi. Di tempat produksi minuman itu, polisi mengamankan sejumlah bahan dasar es susu olahan yang terdidi dari beberapa bahan. Sebagai langkah awal Karmi pun digiring ke Mapolsek Kota Gianyar untuk menjalani pemeriksaan.ata

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyonya Mas Parwata Saksikan Kecantikan Wastra Lokal di Bali Fashion Parade 2025

balitribune.co.id | ​Amlapura - Ketua Dekranasda Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, menunjukkan dukungan penuhnya terhadap pengrajin lokal dengan hadir di Bali Fashion Parade (BFP) 2025 di Denpasar, Sabtu (30/8). Acara ini menjadi panggung bagi wastra tradisional untuk bersinar, membuktikan bahwa produk lokal memiliki potensi besar di kancah internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Hadirkan Kreativitas di Custom War 2025 dengan Honda Greatest Motorcycle

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali hadir meramaikan ajang kreatif NK13 Custom War 2025 yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di Taman Festival Bali. Event dua tahunan ini menjadi wadah ekspresi kreativitas para pecinta otomotif, dan tahun ini Honda tampil dengan konsep Honda Greatest Motorcycle yang menghadirkan hiburan sekaligus beragam program menarik bagi pengunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.