Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Warga Terbaring Akibat Chikungunya, Kawil Ujung Pesisi Berharap Bantuan Fogging

Bali Tribune / CHIKUNGUNYA - Nampak warga Ujung Pesisi yang terserang Chikungunya menunjukan bintik merah di bagian tubuhnya akibat Chikungunya

balitribune.co.id | Amlapura - Virus Chikungunya masih mewabah di Kabupaten Karangasem, di Lingkungan Ujung Pesisi, Karangasem, ada belasan warga yang masih terbaring sakit dan mengalami kelumpuhan sementara akibat terserang penyakit Chikungunya. Berdasarkan informasi terakhir yang dihimpun media ini dilapangan, Kamis (9/6) ada sebanyak 300 warga yang terserang Chikungunya, dari jumlah tersebut belasan diantaranya masih terbaring sakit dan alami keliumpuhan sementara, sedangkan sisanya masih dalam pemulihan dan banyak pula yang sudah sembuh dan beraktifitas melaut seperti biasa.

 

Sahmin, salah satu warga Ujung Pesisi, kepada awak media menyebutkan dia sekeluarga yakni anak dan istrinya terserang Chikungunya. “Gejalanya demam tinggi, dua hari kemudian persendian bengkak dan langsung sudah tidak bisa bangun, apalagi jalan! Seperti suster ngesot, kalau ke kamar mandi merangkak,” ungkapnya. Namun kelumpuhan sementara tersebut diakuinya berlangsung hanya tiga hari, dan setelah itu kembali bisa berdiri dan berjalan secara normal.

Hal senada juga dikatakan, Siti Rofikah, dia sekeluarga juga terserang Chikungunya, bahkan dua orang anaknya saat ini masih sakit dan masoih lemas, kendati sudah bisa berdiri dan berjalan. “Anak saya keduanya masih sakit! Sudah bisa berjalan tapi pelan-pelan karena masih lemas. Keluhannya sekarang masih meriang pak. Kemarin sudah ke dokter berobat,” ucap Siti Rofikah.

Sementara itu, sejumlah petugas dari Puskesmas Karangasem 2, Kamis pagi melakukan pendataan warga Ujung Pesisi yang terserang Chikungunya. Setiap warga yang terkena Chikungunya ditanya mengenai gejala, lama sakit dan kemana saja sudah berobat. Dalam pendataan tersebut, petugas Puskesmas juga membagikan bubuk abate kepada masyarakat.

“Kami turun untuk menindaklanjuti informasi terkait warga di Ujung Pesisi yang diduga terserang Chikungunya. Dari turun tadi, sudah banyak warga yang sembuh dan beberapa masih bergejala. Sifat Chikungunya ini dia bisa sembuh dengan sendirinya,” tegas Kepala Puskesmas Karangasem 2, dr. I gede Putu Dera Eka Adnyana, kepada awak media.

Pihaknya sendiri belum bisa memastikan jika penyakit yang menyerang warga di Ujung Pesisi tersebut adalah Chikungunya, karena harus ada pemeriksaan Lab untuk memastikannya. Sementara itu, pihaknya juga turun untuk memastikan jumlah warga yang terserang Chikungunya, karena selama ini warga yang terjangkit penyakit ini lebih banyak berobat ke Mantri, Bidan dan Dokter. Sedangkan yang berobat ke Puskesmas hanya dua orang warga saja.

“Hasil turun kali ini akan kami laporkan ke Dinas Kesehatan, guna bisa dilakukan tindakan lanjutan, seperti penyemprotan atau Fogging, kalau penyebaran bubuk Abate sudah kami lakukan hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kawil Ujung Pesisi, Yatimin, kepada awak media menyebutkan hampir 30 persen warganyta terserang Chikungunya, artinya dari 1.040 jiwa penduduk di Ujung Pesisi, yang terserang Chikungunya sebanyak 300 orang. “Warga kami berharap pemerintah segera turun tangan melakukan Fogging! Karena kami khawatir ini terus menjalar dan menyerang warga kami yang lainnya,” pinta Yatimin.

wartawan
AGS
Category

Polisi Buru Pelaku Pencurian Ketu Milik Dua Sulinggih di Desa Budakeling

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus pencurian benda sakral berupa Ketu atau Bawa milik dua orang Sulinggih di Desa Budakeling, Karangasem pada Jumat (5/6/2026) lalu, menarik perhatian publik. Sementara hingga saat ini anggota Polsek Bebandem dan Sat reskrim Polres Karangasem masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya tekanan terhadap perekonomian global akibat konflik geopolitik dan lonjakan harga energi, stabilitas sektor jasa keuangan nasional masih menunjukkan daya tahan yang kuat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja sektor keuangan Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan intermediasi yang positif serta tingkat permodalan dan likuiditas yang terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Tutup FESTA II Tahun 2026, Bupati Sanjaya Apresiasi Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., menghadiri sekaligus menutup secara resmi acara seremonial Festival Kecamatan Tabanan (FESTA) II yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Jembatan Rusak di Tabanan Mulai Diperbaiki

balitribune.co.id I Tabanan – Dua jembatan yang rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Baturiti dan Selemadeg Timur mulai mendapatkan perbaikan. Adapun dua infrastruktur fisik yang sedang mendapatkan perbaikan itu antara lain Jembatan Tuka-Cau Belayu di Kecamatan Baturiti dan Jembatan Tukad Yeg Ngigih di Selemadeg Timur.

Baca Selengkapnya icon click

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Koster Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Samuh

balitribune.co.id I Mangupura - Serangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin korve bersih sampah di kawasan Pantai Samuh, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (Saniscara Wage, Julungwangi), 6 Juni 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.