Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum Masuk Pasar Tertib Ukur, Puluhan Timbangan di Pasar Anyar Diperiksa

Bali Tribune/ PERIKSA - Petugas memeriksa puluhan timbangan di Pasar Anyar Banjar Tengah Selasa kemarin.
balitribune.co.id | Negara - Untuk mencegah perilaku nakal pedagang memainkan alat-alat ukur yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen, kini timbangan milik pedagang kembali diperiksa. Pemeriksaan Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP) kali ini menyasar pedagang di Pasar Anyar, Kelurahan Banjar Tengah. Namun pada pemeriksaan Selasa (25/6) tidak semua alat-alat UTTP milik pedagang berhasil diperiksa.
 
Pemeriksaan terhadap alat-alat Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP) Selasa kemarin menyasar Pasar Anyar Kelurahan Banjar Tengah. Pasar yang mulai buka setiap tengah malam hingga siang hari ini merupakan satu-satunya pasar dari 8 pasar tradisional yang berada dibawah pengelolaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana yang saat ini belum menyandang predikat pasar tertib ukur. Pemeriksaan langsung dilakukan Jajaran Balai Standardisasi dan Metrologi Legal (BSML) Regional II Kementerian Perdagangan RI.
 
Sesuai data yang pada Dinas Koperindag Jembrana, di Pasar Anyar, Kelurahan Banjar Tengah tersebut terdapat sebanyak 190 pedagang. Dari 190 pedagang itu, diketahu ada sebanyak 56 timbangan. Namun dari penjajagan tim BSML Regional II Kementerian Perdagangan RI, Selasa kemarin, sementara baru berhasil diperiksa sebanyak 49 timbangan. Sedangkan 7 timbangan lainnya, belum bisa dicek lantaran pedagangnya sedang tutup. Pengecekan alat-alat UTTP milik pedagang di Pasar Anyar Banjar Tengah tersebut, juga dilakukan untuk evaluasi terhadap usulan sebagai pasar tertib ukur.
 
Kasi Pelayanan Kemetrologian BSML Regional II Kementerian Perdagangan RI, Sumartono dikonfirmasi seusai melakukan pemeriksaan alat-alat UTTP di Pasar Anyar Selasa kemarin mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan jajaranya terhdapa 56 timbangan, memang tidak ada ditemukan kecurangan terhadap alat-alat UTTP di pasar setempat. Bahkan diakuinya semua alat-alat UTTP dipasar ini juga dipastikan semua telah ditera ulang. “Hasilnya sangat bagus. Tadi kita cek satu persatu, semuanya sudah ditera tahun 2019 ini. Artinya, semuanya masih berlaku dan legal untuk dipergunakan,” ucapnya.
 
Kadis Koperindag Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan pasar tertib ukur ini tidak hanya semata-mata memastikan tidak ada kecurangan yang dilakukan pedagang, namun diberikan ketika pedagang-pedagang di pasar setempat, rutin mentera timbangan maupun alat-alat perlengkapan timbangan yang dipergunakan. Menurutnya pasar tertib ukur, ini juga secara tidak langsung memberikan kepercayaan terhadap pelanggan. “Kalau pelanggan sudah nyaman, karena tidak ada kecurangan pedagang yang memaikan timbangannya tentu pedagang ikut diuntungkan,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.