Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bencana Kekeringan, Ribuan Kepala Keluarga di Desa Tianyar Tengah Menjerit Kesulitan Air Bersih

Bali Tribune / AIR BERSIH - Warga Dusun Dalem, Desa Tianyar Tengah mencari air bersih dari mobil tangki PMI Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Bencana kekeringan di Kabupaten Karangasem makin meluas, ribuan Kepala Keluarga (KK) yang ada di enam dusun di Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, mengalami kesulitan air bersih. Kemarau panjang yang melanda sejumlah kawasan di Karangasem, utamanya Kecamatan Kubu menjadi pemicu bencana kekeringan dan kesulitan air bersih, kondisi ini diperparah menyusul matinya sejumlah sumber mata air bersih yang ada, kendati ada yang masih berair namun debitnya sangat kecil dan keruh.

Kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami ribuan KK di Desa Tianyar Tengah ini sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir, yakni sejak beberapa sumber air yang ada sudah mati alias tidak ada airnya. Untuk mendapatkan satu ember atau satu jirigen aiar bersih, warga yang berada diatas pegunungan atau perbukitan terpaksa harus turun gunung dan berjalan kaki hingga tujuh kilometer. Dan warga yang memiliki kendaraan roda dua agak terbantu karena bisa mencari dan mengangkut air bersih menggunakan sepeda motor mereka.

Terkait bencana kekeringan ini, Perbekel Desa Tianyar Tengah, I Ketut Ada, kepada Bali Tribune, Selasa (12/10) menyampaikan, bencana kekeringan terparah dialami oleh warganya di enam dusun. Masing-masing Dusun Dalem, Dusun Padang Sari, Dusun Bukit Lambuh, Dusun Pedahan Kaja, Dusun Pelisan dan Dusun Penginyahan.

“Memang di Desa Tinyar Tengah ini tidak memiliki sumber air, jadi saat musim kemarau seperti ini, warga kami sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” ujar Ketut Ada.

Enam dusun tersebut menurutnya yang mengalami dampak kekeringan paling parah karena berada diatas pegunungan, sementara untuk warganya yang berada di bawah utamanya yang tinggal di jalan utama Amlapura-Singaraja ada yang sudah teraliri air bersih dari PDAM kendati jumlahnya hanya beberapa KK saja.

Karena sulitnya mendapatkan air bersih, maka warganya sangat ketat sekali dalam memanfaatkan air bersih yang mereka peroleh, utamanya air bersih dari bantuan relawan, PMI, Dinas Sosial maupun dari BPBD Karangasem. “Karena sulitnya mendapatkan air bersih, makanya hampir sebagian besar warga kami yang diatas jarang mandi. Karena air yang diperoleh itu sepenuhnya dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak dan minum,” ungkap Ketut Ada.

Musim kemarau dan kekeringan seperti sekarang ini juga memaksa warganya untuk menjual ternak sapi mereka, itu lantaran sulitnya mendapatkan pakan ternak dan air untuk minum sapi mereka. Nah uang hasil penjualan sapi itu dipergunakan warganya untuk membeli air bersih selama musim kemarau. Jadi masalah kemarau panjang, kekeringan dan kesulitan air bersih sudah menjadi masalah yang rutin dialami warga setiap tahun tepatnyanya saat musim kemarau seperti sekarang ini.

Sedangkan saat musim hujan, warga berupaya menampung air hujan dalam cubang-cubang komunal maupun cubang pribadi untuk keperluan sehari-hari. Nah saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini, warganya sangat berharap dari bantuan air bersih yang di drop oleh relawan, PMI, Dinas Sosial ataupun BPBD Karangasem. “Kalau untuk membeli air bersih dari mobil tangki, warga kami sudah tidak sanggup! Kalau sampai di dusun yang berada diatas, harga air pertangkinya bisa mencapai Rp. 400 ribu,” sebutnya.

Untuk mengatasi permasalah kesulitan air bersih yang terjadi setiap tahunnya ini, warganya sangat berharap agar pemerintah pusat dan provinsi segera mengalirkan air dari Danau Batur, Kintamani, yang berada diatas desa mereka. “Jadi yang paling memungkinkan menurut kami adalah mengalirkan air danau,” tegasnya.

Sementara itu, Divisi Penanggulangan Bencana PMI Karangasem, Agus Dwi Hartono, kepada awak media menyebutkan untuk mengatasi permasalahan air bersih, PMI Karangasem sudah menerima surat permohonan distribusi air bersih dari sejumlah desa. “Sudah ada permohonan bantuan air bersih yang kami terima, akan segera kami asesmen untuk selanjutnya air kita didistribusikan ke desa bersangkutan,” sebutnya.

Sedangkan untuk di Desa Tianyar Tengah sendiri untuk Selasa (12/10) pihaknya telah menyalurkan sebanyak 10.000 liter air bersih, dengan dua kali pengiriman masing-masing 5000 liter pertangkinya ke dua dusun yang berbeda.

wartawan
AGS
Category

Tekankan Pentingnya Merawat Kerukunan, Bupati Adi Arnawa Hadiri Shalat Id di Puspem Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri (Shalat Id) 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung dan diikuti oleh ribuan Jamaah Muslim dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.